Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pembukaan Pendaftaran CPNS dan PPPK Kudus Belum Jelas, Pantau Terus di Laman Ini

Ilustrasi (asn.id)

MURIANEWS, Kudus – Masyarakat Kabupaten Kudus yang hendak mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemkab Kudus,diminta untuk bersabar. Mereka juga diminta terus memantau laman web yang disediakan daerah maupun pusat.

Pasalnya, sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Kudus belum menerima informasi kembali dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) terkait alur pendaftaran maupun hal teknis lainnya.

“Sampai saat ini belum ada informasi. Kami harapkan bisa bersabar, namun tetap memantau laman web yang kami sediakan,” kata Kepala Bidang Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Pegawai pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kudus Hendro Muswinda, Rabu (16/6/2021).

Adapun, laman web yang disediakan oleh Pemkab Kudus untuk pengumuman pendaftaran CPNS dan PPPK di tahun 2021 ini adalah di Kuduskab.go.id maupun di BKPP.kuduskab.go.id.

Calon peserta, lanjut Hendro, juga bisa mengakses laman pemerintah pusat di sscnbkn.id.”Silahkan sering-sering kunjungi laman tersebut, siapa tahu pengumannya bisa segera ke luar,” sambung dia.

Hendro mengatakan, jadwal sebelumnya, pendaftaran direncanakan dibuka pada akhir Mei 2021. Namun sampai saat ini, belum ada informasi lanjutan kapan pendaftaran mulai dibuka dan berlangsung.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Kudus mendapat alokasi formasi PPPK dan CPNS dari pemerintah pusat sebanyak 496 lowongan. Rinciannya, adalah sebanyak 474 tenaga PPPK dan 22 lowongan CPNS.

Untuk tenaga PPPK terdiri dari 415 guru, kemudian tenaga kesehatan sebanyak 49 lowongan, dan tenaga teknis sebanyak sepuluh orang. Sementara untuk lowongan CPNS, terdiri dari lima lowongan tenaga kesehatan dan 17 lowongan tenaga teknis.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...