Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dukung Peningkatan Pariwisata Karimunjawa, UPP Kelas III Karimunjawa Siap Bersinergi

Kepala UPP Karimunjawa Ansori melakukan swafoto bersama peserta Rakor di Karimunjawa. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Karimunjawa- Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Karimunjawa siap bersinergi untuk pengembangan pariwisata Karimunjawa. Sinergitas ini akan dibangun bersama instansi dan stakeholder terkait.

Hal ini dikatakan Kepala UPP Kelas III Karimunjawa, Ansori pada acara Rapat Koordinasi terkait Terminal Khusus (TERSUS) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) di Karimunjawa, Selasa (15/6/2021). Sinergitas ini menurut Ansori penting dilakukan mengingat Karimunjawa merupakan bagian dari Destinasi Pariwisata Nasional. Selain itu juga merupakan salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Untuk mendukung peningkatan pariwisata di Karimunjawa khususnya terkait konektivitas angkutan laut sebagai sarana transportasi yang cukup diandalkan, kami sangat terbuka dan siap membantu untuk mewujudkan konektivitas angkutan laut ini. Tentunya angkutan laut yang selamat, aman, dan nyaman, dengan keselamatan selalu diutamakan,” kata Ansori.

Dijelaskan oleh Ansori, hal ini sudah menjadi tugas dan kewenangan UPP Kelas III Karimunjawa, sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Sesuai atauran ini UPP bertanggungjawab penuh terhadap empat unsur utama pelayaran. Diantaranya adalah angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan serta perlindungan lingkungan maritim.

“Terkait perlindungan lingkungan maritim dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 sudah ada ketentuan mengenai pencegahan dan penanggulangan pencemaran lingkungan laut. Terutama yang bersumber dari pengoperasian kapal dan sarana sejenisnya dengan mengakomodasikan ketentuan internasional,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya secara terbuka mengajak instansi-instansi pemerintah terkait termasuk stakeholder pariwisata di Karimunjawa untuk bersinergi. Upaya untuk mewujudkan konektivitas angkutan laut di Karimunjawa demi kebangkitan sektor pariwisata di tengah pandemi Virus Covid-19 ini, harus mendapatkan dukungan semua pihak.

Pihaknya berharap dengan adanya pertemuan di Rapat Koordinasi ini, tercapai sebuah pemahaman yang sama. Baik pemerintah daerah maupun stakeholder pariwisata dapat memahami aturan dan ketentuan yang berlaku dan telah ditetapkan.

“Saya sangat berharap komunikasi dan sinergi ini dapat membawa dampak positif bagi kemajuan Karimunjawa. Khususnya terkait konektivitas transportasi dalam mendukung pariwisata. Kita memiliki tujuan yang sama memajukan pariwisata, memajukan ekonomi masyarakat Karimunjawa, dan sekaligus juga menjaga kelestarian lingkungan Karimunjawa,” tambah Ansori.

Pada kesempatan tersebut Ansori juga memastikan UPP Kelas III Karimunjawa siap memberikan dukungan dalam upaya pengembangan konektivitas angkutan laut di Karimunjawa. Tidak akan ada istilah ‘mempersulit perizinan’, selagi semuanya diajukan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.

“UPP Kelas III Karimunjawa siap membantu dan mendukung terkait perizinan TERSUS dan TUKS, kami tidak akan mempersulit asalkan semua sudah sesuai dengan ketentuan. Semuanya demi keselamatan dan keamanan pelayaran,” tegas Ansori.

Di Karimunjawa sendiri, saat ini sudah ada tiga pelabuhan yang bisa dikembangkan yntuk menunjang pembangunan pariwisata. Masing-masing adalah Pelabuhan Perintis Karimunjawa, Pelabuhan Rakyat, dan Pelabuhan Legon Bajak.

Dalam Rakor terkait TERSUS dan TUKS yang digelar UPP III Karimunjawa, hadir sejumlah perwakilan instansi dari lingkungan Pemprov Jawa Tengah dan Kabupaten Jepara, Balai Taman Nasional Karimunjawa, TNI/Polri, Pemerintah Desa di Lingkungan Karimunjawa, serta sejumlah stakeholder sektor pariwisata.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje

Comments
Loading...