Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

UMK Raih Peringkat Lima PTS Penerima Pendanaan PKM Kemendikbudristek

Mahasiswa UMK menunjukkan hasil PKM yang lolos di tahun 2019 lalu. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Universitas Muria Kudus (UMK) menempati posisi kelima nasional penerimaan pendanaan program kreativitas mahasiswa (PKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dana yang dapatkan untuk pelaksanaan PKM tahun 2021 yakni sebanyak Rp 287.926.000 dari 35 proposal yang lolos pendanaan. Tahun ini pendanaan tersebut mengalami kenaikan yang cukup besar, di mana tahun sebelnya hanya mendapatkan pendanaan PKM Rp 182 juta.

Dengan rincian, PKM Karsa Cipta sebanyak tiga proposal, PKM Penerapan Iptek ada dua proposal, PKM Pengabdian Masyarakat sepuluh proposal, PKM Riset Sosial Humaniora empat proposal, dan yang paling banyak yakni PKM Kewirausahaan yang sebanyak 16 proposal.

Rektor UMK Prof Darsono mengatakan, prestasi pendanaan tersebut tidak lain merupakan upaya yang dilakukan semua unsur yang terlibat di UMK. Antara lain mahasiswa, dosen pembimbing, tim PKM, hingga bagian kemahasiswaan.

“Pelaksanaan PKM menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan ide-ide kreativitas mahasiswa. Jadi akan terus kami dukung,” katanya, Selasa (15/6/2021).

Meski dalam kondisi pandemi, pembentukan tim PKM masih terus dilakukan. Meski sejumlah kegiatan harus dilakukan secara daring dan sosialiasi harus terus dilakukan dengan ekstra.

Sehingga, manghasilkan 400 proposal PKM yang terkumpul. Dan selanjutnya dilakukan seleksi, evaluasi dan perbaikan internal hingga ada 35 proposal dari lima bidang PKM yang lolos dan didanai Kemendikbudristek.

Alhamdulillah kami menempati peringkat lima nasional untuk perguruan tinggi swasta yang lolos program PKM,” imbuhnya

PKM yang lolos, lanjut dia, merupakan hasil dari pemikiran mahasiswa dengan melihat kondisi lingkungan sekitar dan munculah suatu inovasi yang menarik.

Ia merincikan beberapa judul PKM yang cukup menarik dari mahasiswa. Yakni, masker percaya batik Kudus dengan aromaterapy kulit jeruk nipis sebagai pencegah Covid-19 dan Pelatihan pembuatan aplikasi pembelajaran matematika berbasis Android untuk guru SMP di Kudus.

Kemudian ada juga, prototype internet of things keranjang pintar dengan sistem barcode, inovasi alat mempercepat difusi pengasinan telur dengan teknologi reserve osmosis sebagai solusi meningkatkan produksi telur asin di Kudus, serta masih banyak sejumlah PKM lain yang menarik.

“Setelah lolos, masih ada kerja keras untuk berkompetisi dalam kegiatan pekan ilmiah nasional (Pimnas), jadi harus tetap bergerak dan berinovasi dengan kreatifitas. Serta berharap proposal yang lolos bisa tembus di Pimnas,” tandasnya

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...