Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tidak Diunggulkan di Euro 2020, Jerman Tetap Bukan Tim Yang Nyaman Untuk Dilawan

Para pemain Jerman merayakan gol. (facebook.com/DFBTeamEN)

MURIANEWS, Muenchen- Menghadapi Juara Dunia Prancis di Euro 2020, Rabu (16/6/2021) dinihari, Jerman sama sekali tidak diunggulkan. Bahkan di ajang Euro 2020, tidak banyak yang menganggap Jerman menjadi calon juara untuk gelaran tahun ini.

Jerman akan bertemu Prancis di pertandingan Grup F, grup yang disebut-sebut sebagai grup neraka di Euro 2020. Meski Prancis diletakan dalam posisi yang lebih pavorit, namun pertandingan antara dua tim ini tetaplah ditunggu para penggemar sepak bola dunia.

Tim Jerman sendiri, menyatakan telah menolak untuk menerima label under dog dalam pertandingan ini. Mereka mengatakan ingin memenangkan pertandingan dan melampiaskan dendam kekecewan para pendukungnya.

Rupanya kekalahan Jerman pada Piala Eropa 2016 di semifinal masih membekas di tim Jerman. Kini di Euro 2020 mereka akan bermain di depan publiknya sendiri, di Stadion Alianz Arena, Muenchen.

Kapten Jerman Manuel Neur, kesempatan ini harus benar-benar dijadikan timnya sebagai tempat untuk menebus kesalahan. Jerman pada 2018 di Piala Dunia juga tersingkir di babak penyisihan. Karena itu Jerman harus menebus kesalahan di depan 14 ribu pendukungnya.

“Sangat penting untuk memulai dengan hasil yang sukses. Kami tahu kami berutang sesuatu kepada para penggemar setelah turnamen terakhir. Kami berharap dapat menggairahkan mereka dengan cara kami bermain dan kami membutuhkan dukungan mereka,”kata Manuel Neur, Selasa (15/6/2021).

Dengan kembalinya Thomas Mueller dan Mats Hummels, pemain veteran Piala Dunia 2018, memang mengindisikan Jerman kali ini bukan tim yang benar-benar menjanjikan. Jerman memasuki turnamen dengan tim yang sebagian besar belum teruji setelah perombakan pada 2019 terhenti oleh pandemi COVID-19 dan serangkaian hasil buruk.

Meski menyandang gelar Juara Eropa tiga kali, Jerman pada Euro 2020 ini bukanlah favorit Juara. Tidak seperti Prancis yang memiliki rekam jejak bagus sejak berhasil keluar menjadi Juara Dunia 2018 lalu.

“Kami tahu Prancis telah sukses dalam beberapa tahun terakhir. Tapi kami masih tim yang sangat bagus, tidak nyaman untuk dilawan. Kami menghormati mereka tetapi kami tidak melihat diri kami sebagai tim yang diunggulkan. Kami ingin memenangkan pertandingan di sini, di Munich,” tegas Neur.

Pelatih Jerman Joachim Loew, yang akan menyelesaikan tugasnya usai turnamen setelah 15 tahun bertugas, diperkirakan akan memainkan Leon Goretzka. Gelandang The Panzer ini telah pulih dari cedera dan telah berlatih beberapa kali bersama tim.

Namun demikian, Jerman tidak bisa memainkan gelandang mereka Jonas Hofmann. Pemain ini masih dirundung cidera, dan kondisinya belum memungkinkan.

“Selain Jonas, semua pemain berlatih, termasuk Leon. Leon telah melakukan empat atau lima sesi latihan bersama tim. Dia meninggalkan kesan yang sangat baik dan sepertinya tidak ada yang tersisa dari cederanya,” kata Loew.

Loew tetap optimis, Jerman akan berubah menjadi kekuatan yang diperhitungkan di Euro 2020. Dengan apa yang dimiliki Jerman, hal itu bisa diupayakan.

“Yang penting besok adalah melakukan apa yang telah ditunjukkan tim dalam 14 hari terakhir,” katanya.Bahwa kami dipenuhi dengan ambisi dan kepercayaan diri, bahwa kami akan menghadapi pertandingan satu lawan satu dan kami akan mengerahkan segalanya ke dalam permainan ini,” tambahnya.

Jerman Vs Prancis akan disiarkan langsung melalui RCTI, Rabu (16/6/2021). Pertandingan ini akan disiarkan mulai jam 02.00 WIB dinihari.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: SportStar

Comments
Loading...