Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ganjar Cemas Nakes di Jepara Mulai Kewalahan Tangani Pasien Covid

Gubernur Ganjar Pranowo mendengar keluhan nakes di RSUD RA Kartini. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Banyaknya tambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Jepara membuat fasilitas Kesehatan kelimpungan. Tak sedikit tenaga Kesehatan (nakes) yang sudah tumbang selama melayani pasien yang terkonfirmasi positif virus yang penyebarannya semakin mengganas ini.

Mendapati nakes-nakes yang kewalahan di RSUD RA Kartini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo cemas. Ia khawatir jika penanganan pasien menjadi amburadul.

Pihaknya menyatakan, meningkatnya kasus baru Covid-19 di Jepara, Kudus, Demak, dan Pati harus menjadi perhatian khusus. Ganjar pun memantau kondisi RSUD RA Kartini yang sudah mulai penuh dengan pasien baru.

Untuk itu, Ganjar memerintahkan agar pemerintah Jepara memindahkan antrean pasien ke RSUD Rehatta Kelet. Di sana ada 30 tempat tidur yang sampai siang ini kosong.

“Saya tahu ini sulit. Tidak mudah. Nakesnya sudah kelenger semuanya. Kasihan betul. Saya tahu masyarakat sudah capai,” kata Ganjar saat memantau penanganan Covid-19 di Jepara, Selasa (15/6/2021).

Ganjar juga menemukan fakta bahwa jumlah nakes yang dimiliki Jepara sudah menipis. Untuk itu, ia akan menambah nakes untuk diperbantukan di Jepara.

“Kami sudah bicara dengan beberapa fakultas kedokteran semester akhir. Kita minta izin untuk digunakan (diperbantukan ke Jepara-red),” ujar Ganjar.

Baca: Temukan Banyak Pasien Antre, Ganjar Usulkan RSUD RA Kartini Jepara Jadi RS Khusus Covid-19

Terpisah, Wakil Direktur Pelayanan Umum RSUD RA Kartini Jepara Bambang Dwipo S, menyebut saat ini nakes yang masih menjalani isolasi mandiri sekitar 98 orang. Setiap hari selalu ada tambahan yang isolasi mandiri.

Untuk menambal kebutuhan itu, lanjut Bambang, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, besok pagi akan mengirimkan 18 nakes baru. Mereka akan bekerja secara kontrak.

“Sebanyak 18 nakes baru itu besok kita latih. Karena lulusan  baru. Kita akan latih mereka dulu. Nanti kita oplos dengan nakes yang sudah berpengalaman,” pungkas Bambang.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...