Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Update Covid-19 Kudus 15 Juni: 189 Kasus Baru, 80 Pasien Sembuh dan 18 Meninggal

Ilustrasi. (Freepik)

MURIANEWS, Kudus – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kudus mencatat adanya penambahan pasien baru pada Senin (14/6/2021) malam. Kasus pasien sembuh dan meninggal dunia juga bertambah.

Rinciannya, penambahan kasus baru tercatat sebanyak 189 pasien. Sementara pasien sembuh ada 80 orang, dan 18 pasien konfirmasi yang meninggal dunia.

“Penambahan di tiga kategori tersebut, menjadikan jumlah kasus aktif menjadi 2.182 orang, atau bertambah sebanyak 81 pasien,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo, Selasa (15/6/2021).

Sementara untuk akumulasi, lanjutnya, hingga Selasa pagi, sudah ada sebanyak 10.797 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kudus. Untuk jumlah total pasien sembuh, kini berada di angka 7.731 orang. Kemudian pasien meninggal berada di angka 884 orang.

“Sementara jumlah pasien aktif adalah yang kami sebutkan tadi, 2.182 orang. Sebanyak 1.211 orang menjalani isolasi mandiri dan 491 lainnya dalam perawatan di rumah sakit,” rincinya.

Kabupaten Kudus, lanjut Badai, juga masih mengawasi setidaknya 5.849 kontak erat pasien Covid-19, 381 suspek yang masih menunggu hasil swab-PCR, dan 178 probable yang meninggal dunia.

“Oleh karena itu kami harapkan masyarakat bisa melaksanakan disiplin protokol kesehatan secara baik dan benar,” katanya.

Penerapan prokesnya, seperti rajin mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. “Sehingga bisa memutus rantai penularan virus ini,” lanjut Badai.

Para pasien yang kini menjalani isolasi pun diharapkan bisa melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Sehingga klaster keluarga bisa dihindari.

“Pasien yang tengah dirawat juga kami upayakan kesembuhannya,” jelas dia.

Kabupaten Kudus sendiri kini tengah menerapkan kebijakan sepekan di rumah saja guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Pelaksanaannya sudah berjalan terhitung sejak kemarin hingga akhir pekan ini.

Penerapan kebijakan tersebut juga dilakukan karena varian baru Covid-19 India atau B16172 terdeteksi menyebar di Kabupaten Kudus. Dari 34 sampel pasien Covid-19 asal Kudus yang diambil Kementerian Kesehatan, 28 di antaranya dinyatakan positif varian delta India.

Varian tersebut ditengarai jadi biang dari tingginya angka penularan Covid-19 di Kabupaten Kudus. Varian tersebut juga bertanggung jawab atas tingginya angka kematian pasien suspek maupun konfirmasi Covid-19 di Kudus.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...