Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

SMA 1 Kudus Siapkan Kuota 432 Siswa Baru di PPDB 2021, Kesulitan Daftar Bisa Datang ke Posko

Posko pengaduan PPDB SMA 1 Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK Negeri di Jawa Tengah sudah dimulai. Sejumlah sekolahan pun sudah mulai membuka posko pengaduan untuk melayani jika ada yang merasa kesulitan saat proses pendaftaran PPDB.

Salah satunya, di SMA 1 Kudus yang sudah membuka posko pengaduan dan pengendalian dengan protokol kesehatan ketat. Beberapa siswa beserta orang tua siswa pun nampak mulai berdatangan lantaran kesulitan dalam proses pendaftaran PPDB.

Waka SMAN 1 Kudus Bidang Kesiswaan Triastuti Evawani mengatakan, hari ini proses PPDB sudah mulai tahap verifikasi dan pembuatan akun. Tahap ini berlanagsung mulai 14-19 Juni 2021.

Karena itu, pihaknya sudah mulai membuka posko pengaduan mulai pukul 08.00-13.00 WIB.

“Kami sepakati dari rapat panitia sampai jam 13.00 WIB. Cuma jika nanti, setelah waktu itu selesai masih ada yang datang kami tetap layani jika masih di jam kerja. Untuk pengaduan, pelayanan informasi, dan verifikasi data,” katanya, Senin (14/6/2021).

Menurutnya, orang tua wali atau siswa masih banyak yang kesulitan cara pembuatan akun untuk PPDB.

Meski sebenarnya PPDB tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dan cara-cara tentang pembuatan akun PPDB pun sudah banyak beredar di media sosial.

“Sebenarnya yang datang ke sekolah yang kesulitan saja, dicoba dulu nanti kalau kesulitan akan kami bantu layani. Dan ada operator yang akan membantu,” ucapnya.

Pada PPDB tahun ini, berlaku sistem zonasi sebanyak 55 persen, afirmasi 20 persen, prestasi 20 persen dan lima persen perpindahan orang tua. SMA N 1 Kudus sendiri, tahun ini siap menerima 432 siswa dengan sepuluh kelas jurusan IPA dan dua kelas jurusan IPS.

“Tahun ini zonasinya berdasarkan kecamatan. SMA 1 Kudus zonasinya Kecamatan Kota, Kecamatan Jati, Kecamatan Bae, dan Kecamatan Mejobo. Dan koordinatnya pakai koordinat rumah,” imbuhnya.

Sementara salah seorang wali murid Ita berserta Diya Hafid putrinya yang akan mendaftar PPDB ke SMA 1 Kudus pun merasa sedikit kesulitan dan datang ke posko pengaduan. Lantaran, titik koordinat yang tertera tidak sesuai dengan letak rumahnya.

“Sebelum dapat token itu ada masalah di titik koordinat, kurang pas di posisi rumah. Ini rencana pakai zonasi dan prestasi. Ini dilakukan pengecekan dan besok diminta kembali lagi untuk diperbaiki titik koordinatnya,” ujarnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...