Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kecamatan Ngaringan Grobogan Punya Si Petir Gaspol, Mudahkan Pemantauan Pembayaran PBB-P2

Sosialiasi aplikasi Si Petir Gaspol oleh Camat Ngaringan Widodo Joko Nugroho. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Pemerintah Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan membuat inovasi dalam pemantauan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Inovasi itu yakni Si Petir Gaspol.

Aplikasi itu mempunyai kepanjangan Sistem Pengawasan Terintegrasi Petugas Pemungutan Pajak Online. Dengan aplikasi pemerintah bisa memantau pembayaran PBB-P2 di desa-desa.

Camat Ngaringan Widodo Joko Nugroho mengatakan, selama ini Kecamatan Ngaringan selalu menempati posisi pertama dalam penerimaan PBB-P2. Namun diakui, pihaknya tak selalu mulis dalam penarikan pajaknya.

Dia bersama tim harus rutin turun ke desa untuk memastikan kelancaran pembayaran PBB-P2. Bahkan, seringkali penyetoran hasil pemungutan pajak ke bank selalu terlambat.

Terlebih lagi, di masa pandemi ini aktivitas untuk ke lapangan menjadi terbatas. Oleh karenanya, aplikasi ini dibuat untuk memudahkan pengawasan pembayaran PBB-P2. Apalagi dalam kondisi pandemi seperti saat ini, di mana diberlakaukan pembatasan dari berbagai sektor.

“Dari kondisi itu, kemudian kami ciptakan Si Petir Gaspol. Melalui aplikasi itu, kami bisa langsung memantau pembayaran PBB-P2,” katanya.

Aplikasi ini telah diluncurkan Bupayi Grobogan Sri Sumarni di Gedung Riptaloka Kabupaten Grobogan, Kamis (3/6/2021) lalu. Sebelum diluncurkan, lebih dahulu aplikasi itu diujicobakan pada enam dari 12 desa di Kecamatan Ngaringan pada pertengahan Mei 2021.

Seluruh desa di Kecamatan Ngaringan kini telah menggunakan aplikasi Si Petir Gaspol dalam proses pemungutan PBB-P2. Sehingga, pihaknya tinggal memantau proses itu melalui aplikasi yang terpasang di ponselnya.

“Kami bisa melalui ponsel. Kalau petugas tidak bekerja, kami bisa mengetahuinya. Jadi bisa mengontrol kinerja petugas pemungut PBB,” jelasnya.

Melalui aplikasi ini juga diharapkan bisa mengukur integritas para petugasnya. Dengan begitu, diharapkan petugas pemungutan pajak di desa lebih berintegritas dan akuntabel dalam memberikan laporannya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...