Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Update Corona Kudus 12 Juni: 172 Pasien Baru, 51 Sembuh, 34 Meninggal

Petugas vaksinasi RSUD Loekmono Hadi Kudus bersiap menyuntikkan vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Kasus konfirmasi Covid-19 di Kudus mengalami penambahan jumlah pada pasien aktif, pasien sembuh, dan pasien meninggal pada Sabtu (12/6/2021) sore.

Untuk penambahan konfirmasi aktifnya, ada sebanyak 172 orang baru yang terpapar Covid-19. Sementara untuk pasien sembuh bertambah 51 orang. Kemudian untuk pasein meninggal bertambah 34 orang.

Penambahan di tiga kategori tersebut pun menjadikan jumlah pasien aktif Covid-19 menjadi sebanyak 2.342 orang.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Mas’ut merincikan, untuk kasus aktif per hari ini, ada sebanyak 511 pasien dirawat, 185 di antaranya dirujuk ke rumah sakit luar daerah.

Sementara untuk pasien isolasi mandiri, sambung dia, berjumlah sebanyak 1.341 orang. Dengan rincian 490 pasien menjalani isolasi terpusat di sejumlah titik dan sisanya berada di rumahnya masing-masing.

“Rinciannya, di Akbid 42 orang, Rusunawa 19 orang, dan Donohudan 429 orang,” ucap Mas’ut.

Sementara untuk akumulasi Covid-19 keseluruhan, sudah ada sebanyak 10.525 warga Kudus yang terpapar virus tersebut. “Sebanyak 7.322 orang di antaranya sembuh, dan  861 meninggal dunia, sisanya pasien aktif tadi,” rincinya.

Mas’ut mengatakan, penambahan maupun penurunan kasus Covid-19 di Kudus masih sangat fluktuatif. Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat tetap mawas diri dan terus menerapkan prokes dengan ketat.

Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang dianjurkan, hingga menjaga jarak ketika di kerumunan. “Dengan begitu bisa mencegah adanya penularan yang lebih masif lagi,” kata dia.

Para pasien isolasi mandiri yang masih berada di rumah juga diharapkan bisa melaksanakan isolasi mandirinya seketat mungkin. Sehingga bisa menekan penularan Covid-19 yang menimbulkan klaster keluarga.
“Para pasien yang tengah dirawat kini juga terus diupayakan kesembuhannya oleh para nakes yang bertugas,” jelasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...