Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Di Euro 2020, Critiano Ronaldo Bersiap Memecahkan Rekor Ali Dei

Ronaldo dan Fernando Santos (mirror.co.uk/getty)

MURIANEWS, London- Sebagai pemain sepak bola, Cristiano Ronaldo dikenal sebagai seorang yang memiliki ambisi besar. Keinginan untuk selalu menjadi yang terbaik, bagi dirinya adalah sesuatu yang sangat penting.

Piala Eropa, adalah salah satu turnamen yang membuat dirinya benar-benar merasa dihargai. Di level ini namanya bisa saja tak tertandingi, karena tidak ada nama Messi yang sepanjang kariernya selalu menjadi pesaing dirinya. Inilah panggung bagi Ronaldo untuk benar-benar menjadi yang terbaik.

Euro 2016 sebelumnya, adalah panggung bagi Ronaldo, ketika perannya benar-benar menjadikan dirinya sebagai sosok yang tak terbantahkan. Saat itu Ronaldo berhasil membawa Portugal menjadi Juara Euro.

Kini di Euro 2020, para pendukung Portugal tentu saja masih berharap Ronaldo kembali menguasai panggungnya. Ada beberapa rekor yang akan bisa dipecahkan atau diperpanjang olehnya di Euro. Dalam sebulan ke depan, dunia akan melihat berhasil atau tidak hal itu diraihnya.

Rekor prestise yang mungkin bisa dipecahkan Ronaldo adalah rekor gol terbanyak bersama tim nasional. Rekor ini masih dipegang oleh penyerang Iran, Alie Dei dengan 109 gol di 149 pertandingan bersama timnasnya.

Sedangkan Ronaldo sejauh ini sudah menciptakan 103 gol dalam 174 penampilannya bersama Timnas Portugal. Selisih 6 gol ini masih mungkin bisa dilakukan Ronaldo di arena Euro 2020 ini.

Ronaldo sendiri merupakan salah satu Bisa dipastikan Ronaldo menyamai atau bahkan memecahkan rekor Daei di Euro 2020. Hal ini masih mungkin terjadi, meski harus menuntut kerja keras pemain berusia 36 tahun ini.

Sejauh ini, Ronaldo masih memegang empat rekor, termasuk membuat penampilan terbanyak di putaran final Euro dengan 21 kali penampilan. Tidak ada pemain dari negara manapun yang bisa melakukannya.

Jika Portugal mencapai final seperti yang mereka lakukan pada 2016, maka Ronaldo akan menjadi pemain pertama yang bisa bermain 3 kali di laga Final. Meski sudah berusia 36 tahun, Ronaldo dinilai masih belum ‘habis’.

Terakhir, Ronaldo sempat disarankan tidak lagi menjadi kapten Portugal, usai membanting ban kaptennya. Itu terjadi saat timnya ditahan imbang 2-2 oleh Serbia. Kemarahannya terjadi setelah golnya tidak diakui wasit, hingga membuat dirinya membanting ban kapten dan meninggalkan lapangan.

Tapi jelas saran itu tidak dilakukan pelatih Portugal, Fernando Santos. Pelatih kawakan ini tahu persis bagaimana posisi Ronaldo di timnya. Apapun, Ronaldo tetap dibelanya mati-matian.

“Itu hanya momen frustrasi. Cristiano akan tetap menjadi kapten. Dia adalah contoh bagi semua orang. Dia selalu ingin menang, dan dia sangat frustrasi saat itu. Dia memberikan segalanya untuk tim nasionalnya,” ujar Fernando Santos.

Dengan dukungan penuh Fernando Santos, pemain ini jelas akan terus melaju untuk menunjukan bahwa dirinya memang pesepakbola hebat. Hal ini membuka peluang diriya untuk memecahkan rekor-rekor yang mungkin dipecahkannya.

 

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: mirror.co.uk

 

Comments
Loading...