Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bupati Jepara Larang Pentas Hiburan di Acara Hajatan

Forkopimda Jepara saat rapat di ruang tengah Pendapa RA Kartini Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Sikap tegas diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara untuk menekan angka kasus Covid-19 yang terus melesat. Mulai Sabtu (12/6/2021) hari ini, semua pentas hiburan yang diselenggarakan di acara hajatan dilarang.

Melalui maklumat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Jepara Dian Kristiandi melarang masyarakat menggelar hiburan pada acara hajatan atau acara lainnya di sepanjang bulan ini.

Andi menjelaskan, pihaknya terpaksa mengambil kebijakan tersebut lantaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jepara pascalebaran Idulfitri meningkat tajam. Selain itu, saat ini status Bumi Kartini kembali dalam zona merah penyebaran Covid-19.

“(Kami-red) menyelamatkan kesehatan warga masyarakat agar tidak terkena Covid-19,” kata Andi, Sabtu (12/6/2021).

Untuk itu, pihaknya memerintahkan para camat dan petinggi di seluruh wilayah Jepara agar menerapkan protokol kesehatan di wilayah masing-masing.

Beradasrkan data yang ada di laman corona.jepara.go.id, per siang ini jumlah warga Kota Ukir yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini mencapai 1.569 orang. Angka ini meningkat 145 kasus dari hari kemarin.

Peningkatan kasus ini terus terjadi dalam beberapa waktu terakhir, dan dalam sehari terdapat tambahan minimal 100 kasus baru.

Wilayah yang sampai sekarang paling tinggi kasusnya adalah Kecamatan Jepara dengan jumlah kasus 187 terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian disusul Kecamatan Pecangaan dengan jumlah 177 kasus, Kecamatan Kalinyamatan 176 kasus, dan Kecamatan Nalumsari sebanyak 171 kasus.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...