Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Satu Ibu Hamil OTG Covid-19 Turut Dipulangkan dari Donohudan untuk Dirawat di RSUD Kudus

Kepulangan pasien dari Asrama Haji Donohudan ke Kudus setelah dinyatakan sembuh, Sabtu (12/6/2021). (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus turut memulangkan seorang pasien OTG Covid-19 yang tengah dalam masa hamil sembilan bulan dari Asrama haji Donohudan, Boyolali, Sabtu, (12/6/2021) dini hari tadi.

Pasien tersebut kemudian mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus.

“Semalam kami juga pulangkan seorang ibu hamil. Dia sepertinya sedikit tertekan karena masa kehamilannya, jadi kami pulangkan dengan pengawasan,” kata Bupati Kudus HM Hartopo saat menghadiri vaksinasi di PT Pura, Sabtu (12/6/2021).

Saat ini sendiri, lanjut dia, keadaannya telah berangsur membaik. Baik psikis maupun kondisi kesehatannya. “Saat ini sudah tidak apa-apa, sudah tidak masalah,” kata dia.

Hartopo sendiri, sempat mengunjungi dan menjenguk perkembangan warganya ditempat isolasi terpusat di Gedung Asrama Haji Donohudan (AHD) Boyolali, Jumat (12/6/2021) malam.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya memastikan standar operasional prosedur (SOP) untuk menangani pasien isolasi mandiri terlah sesuai. Salah satunya, adanya tim medis yang khusus melayani warga yang isolasi dari Kudus. Setiap sif, kata dia, juga selalu tersedia dokter.

“Di sana juga ada grup WA yang dipantau langsung tim medis, sehingga penanganan dapat langsung dilakukan secara cepat dan tepat,” kata Hartopo.

Baca: Sudah Sembuh, 98 Pasien Isolasi di Donohudan Dipulangkan ke Kudus

Terkait adanya warga Kudus yang meninggal saat isolasi di sana, Hartopo menegaskan itu bukan karena tim medis tak siaga. Melainkan karena kondisi rumah sakit rujukan di Solo yang penuh, sehingga pasien tak bisa langsung dirujuk.

“Kebetulan rumah sakit di Solo juga over capacity, jadi agak sulit mencari rumah sakit. Saat ambulans sampai, kondisinya sudah meninggal karena saturasinya turun drastis,” jelas Hartopo.

Sementara untuk saat ini, Pemkab Kudus akan menyetop sementara pengiriman pasien Covid-19 ke Asrama haji Donohudan. Mengingat mulai penuhnya kapasitas di sana.

“Sementara kami maksimalkan di sini, Pemkab juga akan mulai menyediakan tempat isolasi terpusat. Desa-desa juga sudah mulai menyiapkan,” tandas Hartopo.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...