Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ini Kata Dinas Kesehatan Soal Masih Tingginya Corona di Kudus

Sejumlah nakes RSUD Loekmono Hadi Kudus tampak beristirahat sejenak di tengah lonjakan pasien IGD di rumah sakit tersebut. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Penambahan harian pada jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kudus hingga akhir pekan ini masih terbilang tinggi. Pada Jumat (12/6/2021) saja, Satgas Penanganan Covid-19 Kudus mencatat ada sebanyak 290 pasien aktif baru.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Mas’ut mengatakan, untuk penambahan pasien meninggal juga masih terjadi, yakni sebanyak 19 orang. Sementara untuk pasien sembuh, bertambah sebanyak 186 orang.

“Penambahan di pasien sembuh, baru, dan meninggal menjadikan jumlah pasien aktif saat ini ada sebanyak 2.255 orang. Total pasien sembuh ada sebanyak 7.271 dan pasien meninggal ada 827 orang, dari total konfirmasi Covid-19 sebanyak 10.353 kasus,” katanya Sabtu (12/6/2021).

Ia menjelaskan, masih tingginya kasus baru di Kabupaten Kudus adalah karena tingginya tracing dan testing yang dilakukan oleh tim Satgas. Per hari, katanya, tim bisa mengetes sebanyak 2.000 spesimen.

“Inilah kenapa angka harian masih tinggi, karena tracing dan testingnya juga tinggi,” sambung dia.

Selain itu, adanya penumpukan hasil tes juga kerap memengaruhi banyaknya konfirmasi baru.

Mas’ut menjelaskan, sering terjadi di mana banyak sampel di hari-hari sebelumnya baru keluar di waktu yang sama. Sehingga terjadi penambahan kasus yang banyak di hari keluarnya sampel.

“Jadi itu tidak langsung keluar tiba-tiba ada jumlah tersebut, melainkan tumpukan atau rekapan hasil tes di hari-hari sebelumnya juga,” kata dia.

Pemkab Kudus sendiri, dengan bantuan berbagai pihak terus menekan penularan kasus sampai saat ini. Namun, pihaknya berharap masyarakat juga turut membantu Pemkab dengan terus mengetatkan protokol kesehatan.

Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang dianjurkan, hingga menjaga jarak ketika di kerumunan. “Dengan begitu bisa mencegah adanya penularan yang lebih masif lagi,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Kudus juga memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di Kota Kretek. Sejumlah aturan pun semakin diperketat.

Salah satunya adalah pelarangan kegiatan hajatan dan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di semua desa di Kabupaten Kudus.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...