Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Satgas Covid-19 Klaten Catat Dua Klaster Covid yang Diduga Tertular dari Kudus

Tim Satgas Covid-19 saat meninjau desa Tijayan, Klaten. (Detik.com)

MURIANEWS, Klaten – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten  mencatat sudah ada dua klaster Covid-19 yang diduga tertular dari Kabupaten Kudus.

Dua klaster tersebut, yang pertama Klater Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo. Munculnya klaster Covid-19 di desa tersebut bermula dari seorang tokoh agama yang positif Covid-19 sepulang dari kunjungan ke Kudus.

Baca: 34 Orang Positif, Klaster Desa Tajiyan Klaten Ternyata Dipicu Warga Pulang dari Kudus

“Kemudian di Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah. Di sana juga indikasinya ada yang tertular Covid-19 setelah pulang dari Kudus. Ini sedang ditelusuri dan dilakukan pelacakan kontak erat,” jelas Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito kepada Solopos.com, Jumat (11/6/2021).

Ronny mengungkapkan penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten beberapa hari terakhir terus melonjak. Kali terakhir, ada penambahan 144 orang positif Covid-19 pada Kamis (10/6/2021).

Selain itu ada 68 pasien sembuh dan lima pasien meninggal dunia. Jumlah total kasus Covid-19 di Klaten per Kamis menjadi 9.584 orang dengan 8.348 orang sembuh, 613 orang meninggal dunia, serta 623 orang menjalani perawatan/isolasi mandiri.

Kasus Covid-19 aktif Klaten terbanyak masih dari Kecamatan Manisrenggo dengan total ada 99 orang. Kemudian Kecamatan Klaten Tengah dengan 34 orang serta Kecamatan Trucuk 32 orang. Data itu berdasarkan update hingga Kamis.

Baca: Belasan Warga Positif Covid Usai Jagong Manten ke Kudus, Satu Dusun di Wonogiri Dilockdown

Ronny Roekmito mengatakan belum ada perubahan faktor penyebab penularan virus corona. Kasus baru Covid-19 Klaten masih didominasi kontak erat dan transmisi lokal.

“Seperti kasus kemarin itu ada 144 orang yang positif, sekitar 75 persen itu berasal dari kontak erat dan transmisi lokal, klaster keluarga. Sekali lagi karena faktor disiplin protokol kesehatan masih sangat kurang,” kata Ronny saat ditemui wartawan di Setda Klaten, Jumat (11/6/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan secara umum kasus Covid-19 Klaten terus meningkat. Ada satu RT berstatus zona merah sesuai ketentuan dalam PPKM mikro. RT itu berada di Desa Tijayan, Manisrenggo.

Cahyono mengatakan mayoritas klaster penularan yang muncul merupakan klaster keluarga. “Terus terang penyebab klaster keluarga ini karena kebiasaan termasuk sikap permisif, masa sih dengan keluarga sendiri harus seperti itu [prokes ketat]. Nah, karena sikap semacam itu akhirnya longgar di sana dengan keluarga, kolega, dan lainnya. Yang jelas muaranya ke kedisiplinan,” kata Cahyono.

Cahyono kembali menegaskan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tetap wajib dilakukan di mana pun berada termasuk ketika bersama keluarga. Ia juga mengingatkan agar warga yang sudah menerima vaksin lengkap tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...