Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

KPU Jepara Bikin Podcast Bilik Demokrasi

Studio Podcast Bilik Demokrasi di Kantor KPU Jepara. (Humas KPU Jepara)

MURIANEWS, Jepara – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara meluncurkan program Bincang Hal Menari (Bilik) Demokrasi. Program tersebut dibuat untuk berdialog dengan siapapun untuk meningkatkan mutu literasi demokrasi di Bumi Kartini.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Jepara Muhammadun mengatakan, Bilik Demokrasi dijalankan melalui kanal YouTube KPU Jepara.

Ia menjelaskan, Bilik Demokrasi dikemas dalam model dialog semacam podcast dengan menghadirkan para narasumber dari berbagai kalangan. Baik pemerintah maupun swasta, atau partai politik.

“Kami ingin melibatkan banyak pihak di Bilik Demokrasi ini. Para narasumber, sesuai latar belakang masing-masing bisa berbagi gagasan, aspirasi, dan inspirasi. Bilik Demokrasi kami dedikasikan menjadi bagian dari upaya bersama-sama dalam memberikan literasi demokrasi ke masyarakat,” kata Muhammadun, Jumat (11/6/2021).

Dialog ala podcast itu berlangsung di studio mini yang ada di ruang Lorong Pintar (Lontar) di Kantor KPU Jepara, menempati bangunan di sisi kanan. Lontar, ruangan berbentuk lorong sebenarnya sudah direvitalisasi sejak 2020 lalu setelah sebelumnya berfungsi setelah Pemilu 2014.

Muhammadun menerangkan, berdasarkan hasil rapat pleno bersama yang dihadiri Ketua KPU Jepara Subchan Zuhri bersama empat komisioner lain, Muntoko, Ris Andy Kusuma, Muhammadun, dan Siti Nurwakhidatun, serta Sekretaris Da’faf Ali dan semua kepala Sub Bagian, fungsi Lontar yang demikian langsung diekspansi dengan mengetengahkan program yang bisa makin melengkapi, yakni Bilik Demokrasi.

Program terbaru ini sudah dua kali berjalan, yakni pada saat menjelang Hari Kartini 2021, yaitu 19 April bertema Kekuatan Perempuan untuk Menyuarakan Aspirasi. Kegiatan kedua berlangsung pada 10 Juni lalu bertema Kesiapan Masyarakat dalam Menyongsong Pemilu dan Pemilihan 2024.

Muhammadun juga mengungkapkan, program Bilik Demokrasi akan terus bergulir dengan mengetengahkan tema-tema teraktual seputar demokrasi elektoral seperti pemilu dan pemilihan, serta demokrasi substansial terkait ruang-ruang partisipasi publik untuk meningkatkan mutu demokrasi.

“Bilik ini bisa dimasuki siapa saja yang memiliki gagasan, kiprah inspiratif, maupun kebijakan di tengah masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung berandil dalam memperbaiki kualitas demokrasi,” lanjut dia.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...