Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Mbappe dan Giroud Masih Bertengkar, Paul Pogba Malah ‘Melawak’

Penyerang Prancis, Mbaope dikabarkan masih marah keoada Giroud. (mirror.co.uk)

MURIANEWS, Paris- Pertengkaran antara Kylian Mbappe dan Olivier Giroud di Timnas Pransis masih belum selesai, sejak mereka menang dalam pertandingan ujicoba melawan Bulgaria, beberapa waktu lalu. Situasi ini jelas bukan kondisi yang diharapkan Didier Deschamps sebagai pelatih.

Usai pertandingan melawan Bulgaria yang berakhir dengan kemenangan Prancis 3-0, Kylan Mbappe dan Giroud memang terlibat pertengkaran. Hal ini dipicu oleh komentar Giroud yang menilai dirinya tidak cukup banyak menerima umpan dari Mbappe.

Pada pertandingan itu, Giroud yang yang main dari bangku cadangan menggantikan Benzema, berhasil mencetak dua gol. Usai laga Giroud menyampaikan komentarnya ini ke media, dan membuat Mbappe merasa tersinggung.

“Terkadang Anda berlari dan bola tidak datang. Mungkin kita bisa menemukan satu sama lain dengan lebih baik, itu dia,”demikian komentar Giroud yang belakangan membuat Mbappe merasa menjadi ‘sasaran tembak’ dari pernyataan itu.

Sampai Jum’at (11/6/2021), kurang dari 24 jam Euro 2020 digelar, Mbappe dikabarkan masih marah atas apa yang dilakukan Giroud. Kylian Mbappe dikabarkan telah menolak permintaan maaf dari Olivier Giroud.

Situasi ini sekali lagi membuat Didier Deschamps memiliki pekerjaaan tambahan untuk menyiapkan timnya di Euro 2020. Keributan ini bagaimanapun tetap tidak diinginkannya terjadi, apalagi Prancis di Euro 2020 tergabung di grup Neraka bersama Portugal, Jerman dan Hongaria.

Meski Deschamps memiliki beberapa opsi untuk lini penyerangnya, namun keributan kecil diantara dua senjatanya itu tetaplah tidak diinginkannya. Deschamps masih terus berusaha menghentikan perseteruan dua pemainnya ini.

Sebelumnya, Deschamps juga sudah menolak keinginan Mbappe yang ingin menggelar jumpa pers untuk membalas komentar Giroud tersebut. Deschamps juga sudah menengahi dengan menyatakan bahwa apa yang dilakukan Giroud itu bukanlah ditujukan untuk Mbappe.

“Jika Anda menerima bola setelah setiap kali Anda memanggilnya, itu selalu sama. Penyerang berkata: ‘Saya berlari, tapi itu di lini tengah.’ Gelandang akan mengatakan bahwa itu ada pada penyerang. Terkadang, umpan tidak datang, terkadang karena pergerakan. Tapi ini bukan stigmatisasi Kylian atau siapa pun,” ujar Deschamps memberikan pernyataan.

Mantan Kapten Prancis ini juga telah mempertemukan dua pemain itu, untuk menyelsaikan masalahnya. Deschamps meminta agar semua kepentingan bisa diarahkan untuk Prancis di Euro 2020.

Deschamps tetap ingin para pemainnya bisa melewati situasi dan melepaskan ketegangan yang terjadi. Namun demikian, perasaan tidak enak itu akan tetap ada. Giroud sendiri dalam sesi latihan diketahui sudah memeluk Mbappe saat mendapatkan dua assit darinya, dalam pertandingan lapangan kecil.

Sementara itu, rekan setim Mbappe dan Giroud, Paul Pogba tidak menanggapi serius masalah yang terjadi pada mereka. Pogba menyatakan, kedua pemain itu tidak ada masalah dan tidak ada ketegangan di tim Prancis.

“Tidak ada. Satu-satunya ketegangan yang ada di sini itu cuma otot, kaki, dan persendian.
Terus terang, menurutku ada atmosfer yang bagus kok. Kalau maksud Anda soal Giroud dan Mbappe maka tidak ada apa-apa, tapi aku bukan seorang polisi,” kata Pogba dengan nada kocak.

Menurut Pogba, semua ini hanya dibesar-besarkan saja. Komentar-komentar dua rekannya itu sudah berkembang di luar konteks. Sehingga yang muncul adalah situasi yang berbeda dengan kenyataannya.

“Komentar-komentarnya sudah diambil di luar konteks. Mbappe itu pemain yang baik hati yang bermain untuk tim, tapi kadang-kadang aku mengatakan kepada dia agar sedikit lebih banyak membantu lini tengah. Aku tidak merasakan adanya ketegangan yang dibicarakan di luar tuh,” selorohnya lagi.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: mirror.co.uk

Comments
Loading...