Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pelayanan Umum RSUD RA Kartini Jepara Aman, Tapi Jika Ada Ledakan Kasus Butuh Tambahan Nakes

Masyarakat mengantre di ruang tunggu pasien umum RSUD RA Kartini Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Banyaknya pasien Covid-19 yang rawat inap di RSUD RA Kartini Jepara tidak mengakibatkan kendala bagi pelayanan kesehatan untuk pasien umum. Tetapi, untuk mengoptimalkan pelayanan, pihak rumah sakit berharap ada tambahan tenaga kesehatan (nakes).

Berdasarkan pengamatan MURIANEWS, masih banyak masyarakat yang mengantre di ruang-ruang tunggu pasien umum. Meskipun di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) penuh pasien Covid-19, pelayanan untuk pasien umum terpantau aman.

Wakil Direktur Pelayanan Umum RSUD RA Kartini Bambang Dwipo S, mengaku sampai Jumat (11/6/2021) hari ini, masih mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sebab, nakes yang ada masih cukup untuk melayani pasien Covid-19 dan umum.

Kendati demikian, kata Bambang, jika dalam waktu dekat jika ada lonjakan kasus Covid-19 yang sulit dikendalikan, kemungkinan besar rumah sakit akan pontang-panting melayani pasien. Sedangkan, di sisi lain ada 69 nakes yang masih menjalani isolasi mandiri.

“Sampai hari ini pelayanan masih aman terkendali. Tapi kalau ada ledakan kasus dan harus menambah ruangan isolasi lagi, mobilisasi dan pelayanan pasti akan kesulitan,” ujar Bambang.

Untuk itu, pihaknya telah berdiskusi internal agar jika ada lonjakan kasus dan jumlah nakes semakin menipis, rumah sakit akan meminta tambahan nakes kepada pemerintah daerah. Pihaknya akan berbicara langsung dengan bupati Jepara.

“Rasanya susah (penambahan nakes-red). Soalnya itu di ranah Dinas Kesehatan Kabupaten dan Pemkab Jepara. Misalkan kepontal, kita akan minta tambahan. Kita akan bicara ke bupati,” ujar dia.

Baca: IGD RSUD Kartini Jepara Selalu Penuh Pasien Covid-19

Sejauh ini, lanjut Bambang, untuk memaksimalkan tenaga nakes yang masih ada, pihak rumah sakit melakukan penggabugangan-penggabungan ruangan.

Seperti menggabungkan pasien di ruang bedah tulang ke bedah umum. Atau menggabungkan pelayanan jantung dengan pelayanan penyakit dalam.

Penggabungan ruangan tersebut juga bertujuan untuk memobilisasi nakes ke ruang IGD dan ruang isolasi pasien Covid-19. Mengingat, banyaknya jumlah pasien tidak hanya datang dari Kota Ukir sendiri, melainkan berangkat dari kota-kota tetangga. Seperti Kudus, Demak, dan Pati.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...