Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Total Pendaftar BPUM di Kudus Capai 2.838, Sebanyak 500 Berkas Sudah Diverifikasi

Warga melengkapi berkas BPUM di Disnaker Perinkop dan UKM Kudus tahun 2020 lalu.(MURIANEWS/ Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap dua tahun 2021 di Kudus telah ditutup sejak Senin (7/6/2021) lalu. Per hari ini, Kamis (10/6/2021) sudah 500 berkas yang diverifikasi.

Dari total 500 berkas yang sudah diverifikasi oleh Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi UKM Kabupaten Kudus, 200 berkas dinyatakan tidak lengkap. Sedangkan 300 berkas lainnya dinyatakan lengkap.

“Sampai hari ini kami baru memverifikasi 500 berkas. Sebanyak 200 berkas tidak lengkap,” kata Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati, Kamis (10/6/2021).

Rini menyampaikan, berkas yang tidak lengkap tidak akan dikirim ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah. Sehingga dipastikan tidak sampai ke Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM).

Pihak Disnaker Perinkop dan UKM Kudus menargetkan sebanyak 2.838 berkas dapat diverifikasi hingga Kamis (17/6/2021) mendatang. Rini menyampaikan berkas yang sudah diverifikasi oleh Disnaker Perinkop dan UKM Kudus belum jaminan mendapatkan pencairan BPUM sebesar Rp 1,2 juta.

“Tugas Disnaker Perinkop dan UKM Kudus hanya sebatas mengusulkan ke provinsi. Kalau terkait dengan pencairan itu tugas dari lembaga pencairan dari bank pemerintah seperti BRI,” terangnya.

Rini melanjutkan, masyarakat yang hendak mengecek perihal pencairan dapat mengakses laman eform.bri.co.id. Lewat link tersebut bisa diketahui apakah pendaftar BPUM mendapatkan pencairan sejumlah Rp 1,2 juta atau tidak.

“Harapan kami dana BPUM bisa membantu UKM yang terdampak pandemi Covid-19. Sehingga bisa membantu UMKM untuk bergeliat kembali,” harapnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...