Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Survei DKK Jepara: Dari 1.004 RW, Baru 57 Persen Yang Warganya Masuk Kategori Bermasker dengan Baik

Penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara- Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara melaksanakan survei terkait penggunaan masker di masyarakat. Hasilnya, baru 57 persen RW (Rukun Warga) di Jepara, yang warganya menggunakan masker dengan baik.

Sekertaris DKK Jepara, Muh Ali, menyatakan pihaknya membagi hasil survei itu menjadi empat kategori. Kategori yang dimaksud adalah sangat baik, baik, cukup, dan kurang.

Muh Ali menerangkan, dari 1.004 RW yang disurvei, hanya 199 RW atau 20 persen saja yang warganya menggunakan masker dengan sangat baik. Mereka disebutkan taat bermasker setiap kali menjalani aktivitas keseharian.

“Hasil survei ini akan menjadi salah satu dasar kami ketika mengevaluasi kebijakan-kebijakan yang telah dilakukan,” kata Muh Ali, Kamis (10/6/2021).

Sementara itu, untuk RW yang masuk kategori baik dari hasil survei dikatahui jumlahnya sebanyak 568 RW atau 57 persen. Sedangkan, jumlah RW yang mendapat penilaian kurang baik dalam ketaatan warganya memakai masker sebesar 18 persen atau 182 RW.

“Yang kurang baik hanya 55 RW atau 5 persen. Melihat hasil evaluasi ini, kembali kami dorong kepada satgas di desa untuk terus mengingatkan warga akan pentingnya mentaati protokol kesehatan,” imbuh Muh Ali.

Selain terkait ketaatan memakai masker, Muh Ali juga menyurvei kebiasaan masyarakat mencuci tangan pakai sabun dan kebiasaan menjaga jarak. Hasilnya juga mengindikasikan belum semuanya melakukan kebiasaan mencuci tangan yang dianjurkan.

Sedangkan untuk kebiasaan masyarakat dalam menjaga jarak hasilnya, sebesar 15 persen atau sebanyak 153 RW mendapat penilaian sangat baik. Kemudian sebesar 49 persen atau sebanyak 491 RW dinilai baik.

Lalu untuk RW yang warganya menerapkan kebiasaan menjaga jarak, sebesar 29 persen atau 292 RW masuk dalam kategori baik. Sementara RW yang warganya dinilai kurang baik menjaga kebiasaan menjaga jarak, jumlah sebesar 7 persen atau 68 RW.

“Untuk CTPS (cuci tangan pakai sabun) ada 200 RW atau 20 persen yang masuk ketegori sangat baik. Lalu yang masuk kategori sudah baik ada 54 persen atau 544 RW. Kemudian untuk kategori cukup baik 22 persen atau 225 RW. Sedangkan yang kurang baik hanya tiga persen atau sebanyak 35 RW,” jelas Muh Ali.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Budi erje

Comments
Loading...