Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Laporte, Lahir di Perancis Tapi Bela Spanyol di Euro 2020, Kini Jadi Perbincangan Hangat

Aymeric Laporte, Spanyol rasa Perancis. (Marca.com}

MURIANEWS, Madrid- Keberadaan Aymeric Laporte di Timnas Spanyol menjadi perbincangan, menjelang Euro 2020. Pemain yang lahir di Perancis ini, memutuskan membela Spanyol, setelah merasa Timnas Perancis tidak membutuhkannya.

Dorongan untuk bisa bermain di turnamen antar negara Euro, membuat banyak pemain pernah memilih untuk bergabung dengan Timnas Spanyol. Kasus Aymeric Laporte, pemain Manchester City ini, ternyata bukan pertama kalinya terjadi di Timnas Spanyol.

Untuk kasus yang terakhir ini, banyak pihak di Spanyol sempat mempertanyakan niatan Laporte hingga akhirnya memilih Spanyol. Publik sepak bola Spanyol sempat merasa tidak nyaman, apalagi Timnas Perancis sebenarnya juga menyatakan ingin menggunakan tenaganya di ajang Euro 2020.

Laporte sendiri menyatakan, dirinya akan sepenuh hati memberikan semua kemampuannya untuk Timnas Spanyol. Keputusannya ini didasarkan pada niat yang sama seperti yang ada di Timnas Spanyol.

“Tujuan saya sama dengan Spanyol, memenangkan semua jenis kompetisi. Saya akan memberikan yang terbaik untuk menang dan saya pikir itu penting. Tidak ada yang perlu meragukan hal itu,” ujar Lamporte memberikan pernyataan.

Lamporte akhirnya dinaturalisasi oleh Spanyol pada 12 Mei lalu, sebagai bagian dari persiapan mereka menuju Euro 2020. Pelatih Spanyol Luis Enrique memastikan memanggilnya masuk ke pemusatan latihan Spanyol.

Kasus Laporte menjadi menarik, setelah Timnas Perancis dalam Euro 2020 sebenarnya juga menghendaki bisa bermain untuk mereka. Namun si pemain sudah menjatuhkan keputusannya. Hal ini juga sempat membuat pelatih Perancis Didier Deschamp sempat menyampaikan kekecewaannya.

Diluar Laporte, Spanyol sebelumnya juga sudah banyak menggunakan tenaga pemain naturalisasi. Salah satu pemain itu adalah Ruben Cano, dari Argentina, saat dipanggil pelatih Timas Spanyol Kubala. Padahal saat itu Cano sudah sempat tiga kali berbaju Argentina.

Lalau ada Catanha dari Brazil, yang juga memutuskan untuk memperkuat Spanyol, karena tenaganya tidak digunakan di Timnas Brazil. Nama lain adalah Donato, pada 1990. Pemain ini memiliki dua kewarganegaraan sebelum akhirnya memilih Spanyol.

Nama lain yang tidak asing, karena baru beberapa tahun lalu muncul adalah Diego Costa. Mantan pemain Chelsea dan Atletico Madrid ini secara mengejutkan memilih Spanyol. Bahkan saat itu Costa sudah sempat menggunakan dua kali seragam Timnas Brazil pada 2013.

Saat tidak digunakan Brazil, Costa dengan santainya berpindah membela Spanyol. Kariernya di Timnas Spanyol, juga lumayan baik. Kini Laporte menjadi pembicaraan, meski sebelumnya dia belum berseragam Timnas Perancis.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Marca.com

Comments
Loading...