Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tak Ada Calon Haji di Kudus Tarik Biaya Pelunasan Setelah Ada Pembatalan Keberangkatan

Su’udi, Kasi Penyelenggaraan Haji Kemenag Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Kementerian Agama (Kemenag) RI meniadakan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021, salah satunya karena pertimbangan masih adanya pandemi Covid-19.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021. Di Kudus sendiri, ada seribuan lebih calon jemaah haji (calhaj) yang tahun ini tidak jadi diberangkatkan.

Kasi Penyelenggaraan Haji Kemenag Kudus Su’udi mengatakan, pembatalan keberangkatan ibadah haji tahun ini sudah sudah disosialisasikan. Pihaknya juga akan mengedarkan surat untuk mempertegas hal tersebut.

“Lewat video mudah dipahami dan paling cepat. Di Kudus ada 1.016 calhaj yang batal berangkat haji tahun ini,” katanya, Rabu (9/6/2021).

Menurutnya setelah adanya pengumuman pembatalan pemberangkatkan haji, sampai saat ini di Kudus belum ada calhaj yang menarik kembali biaya pelunasan ibadah haji sebesar Rp 11 juta.

“Sampai saat ini, belum ada yang mengambil biaya pelunasan haji, setelah adanya pembatalan keberangkatan haji tahun ini,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Su’udi, sebelum KMA tersebut keluar ada lima calhaj yang menarik pembatalan pelunasan tersebut.

“Sebenarnya tahun 2020 kemarin ada 1.023 yang sudah melakukan pelunasan, tapi tinggal 1.016 calhaj. Tapi lima calhaj ada yang menarik biaya pelunasan sebelum KMA tahun ini keluar, dan sisanya ada yang mutasi dan ada yang meninggal. Tapi yang menarik biaya pelunasan itu masih bisa melunasi lagi,” terangnya.

Pihaknya pun mengimbau, calhaj bisa mengerti dan menerima keputusan tersebut. Lantaran, hal tersebut sudah menjadi pertimbangan terbaik di masa pandemi seperti ini.

Insyaallah itu keputusan yang terbaik, kami jamin insyaallah uang jemaah dalam keadaan aman,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...