Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Potensi Zakat PNS di Jepara Capai Rp 7,2 Miliar, DPRD Dorong BAZNAS Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Audiensi tentang pengelolaan zakat antara BAZNAS dan DPRD Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat dalam pengelolaan dan penyaluran dana yang diperoleh. Pola penyaluran yang dilakukan Baznas Kabupaten Jepara, dia sebut sudah baik dan membantu upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan.

Haiz mengatakan, potensi zakat di Jepara yang belum tersalurkan melalui BAZNAS masih sangat besar. Menurutnya, meskipun tidak wajib, masyarakat perlu diketuk untuk mengeluarkan zakat mal. Sebab, manfaatnya sangat besar dan memberikan kemaslahatan umat.

“Zakat bisa mengentaskan kemiskinan dan peningkatan perekonomian umat,” tutur Haiz saat menerima pimpinan Baznas Kabupaten Jepara yang melakukan audiensi di ruang kerjanya, Rabu (9/6/2021).

Haiz mengaku  berterima kasih DPRD diajak bersama-sama menyalurkan zakat, infak, dan sedejah (ZIS) ke masyarakat sehingga bisa melihat langsung penyaluran tersebut.

Meski sudah baik, haiz menyemangati Baznas untuk terus memutakhirkan data distribusi agar lebih detail dan lebih tepat. “Sentuh mereka yang masih terlewat dari data-data bantuan pemerintah,” pesan dia.

Ketua Baznas Kabupaten Jepara Sholih, menyatakan bahwa selain uang, pihaknya juga melakukan penyaluran zakat produktif.

Bentuknya pelatihan kegiatan ekonomi ditambah bantuan peralatan dan modal kepada mustahiq yang berhak. Baznas ingin sasaran kegiatan ini bisa meluas seiring peningkatan ZIS yang dikelola.

“Tahun lalu baru sekitar Rp 3 miliar yang hampir seluruhnya dari ASN serta TNI/Polri. Masih banyak instansi yang belum menyalurkan zakat kepada kami. Selain itu, instansi yang sudah menyalurkan melalui kami, belum optimal karena belum semua pegawainya berzakat melalui Baznas. Di luar perangkat daerah, instansi vertikal seperti Kodim, Polres, dan Kemenag sudah rutin berzakat melalui Baznas,” terang Sholih.

Dalam hitungan Baznas Kabupaten Jepara, baru dari gaji pokok, potensi zakat ASN Pemkab Jepara saja bisa mencapai Rp 7,2 miliar dalam setahun.

“Asumsinya, ASN daerah 8 ribu orang. Kalau dari gaji pokok saja, setiap orang berzakat Rp 75 ribu per bulan. Jadi bisa Rp 600 juta per bulan,” hitungnya.

Selain upaya meningkatkan zakat dari ASN, TNI, dan Polri, Baznas Kabupaten Jepara akan berupaya menghimpun zakat dari para agniyak di desa-desa, para eksporter, serta anggota organisasi profesi pengusaha.

“Selama ini belum (menyalurkan zakat melalui Baznas),” kata Wakil Ketua Baznas, Nur Salim.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...