Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Delapan Pasien Covid Asal Kudus di Asrama Haji Donohudan Dirujuk ke RS, Lima di Antaranya ke RSJ Solo

Bus yang mengangkut pasien positif Covid-19 asal Kudus memasuki Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Senin (7/6/2021) malam. (Solopos/Akhmad Ludiyanto)

MURIANEWS, Boyolali – Tim Kesehatan Isolasi Asrama Haji Donohudan merujuk delapan pasien Covid-19 asal Kudus yang dirawat di Asrama Haji setempat ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Hal itu dilakukan setelah, kedelapan pasien tersebut diketahui bergejala dan memiliki komorbid saat dilakukan screening. Alhasil, mereka akhirnya dirujuk ke beberapa rumah sakit di Solo.

”Iya, ada delapan pasien yang dirujuk ke rumah sakit,” kata Koordinator Tim Kesehatan Isolasi Asrama Haji Donohudan, dokter Elisabeth Ria seperti dikutip Detik.com, Selasa (8/6/2021).

Dokter Elisabeth menyebutkan, kedelapan pasien yang dirujuk merupakan akumulasi sejak hari pertama, Minggu (6/6/2021) lalu.  Di antaranya satu pasien dirujuk ke Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi Solo.

Kemudian Senin (7/6/2021) malam dua pasien dirujuk ke RSUD dr Moewardi Solo dan lima pasien siang tadi dirujuk ke bangsal perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJ) Solo.

”Kami rujuk karena sudah adan keluhan (dari pasien) dan perlu perawatan lebih lanjut,” jelasnya.

Menurut Elisabeth, kedelapan pasien tersebut rata-rata mengalami keluhan demam, mual, muntah, sesak. Gejala-gejala tersebut termasuk gejala sedang.

Sementara itu, jumlah pasien di Asrama Haji Donohudan hingga sore hari ini sejumlah 407 pasien. Terdiri dari wilayah Solo Raya sebanyak 198 orang dan dari Kudus sebanyak 209.

Jumlah pasien Corona dari Kudus yang sudah masuk Asrama Haji Donohudan sebanyak 217 dan dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Solo delapan orang.

Untuk menangani pasien-pasien di asrama haji tersebut ditugaskan 40 orang tenaga kesehatan (nakes) yang terdiri atas 10 dokter, 20 perawat, dan 10 pengemudi. Selain itu ada 40 sukarelawan yang membantu tugas-tugas lainnya.

Dijelaskan dia, dalam sehari ada dua sif pelayanan dan masing-masing tim terdiri atas satu dokter, dua perawat, dan satu pengemudi. Ada 10 tim nakes di Asrama Haji Donohudan yang bertugas secara bergantian sesuai jadwal yang ditentukan dengan periode lima hari sekali.

Malam ini direncanakan akan datang lagi pasien Corona dari Kudus.

Sementara itu Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond, mengatakan para pasien Corona di Asrama Haji Donohudan dibuat senyaman mungkin. Sesuai jadwal, setiap pagi para pasien juga diajak olahraga dan berjemur. Kemudian makan juga terjamin termasuk obat-obatannya.

Tidak hanya itu saja, mereka juga dihibur pertunjukan musik dengan posisi berjarak dengan pasien serta protokol kesehatan ketat. Anggota grup musik juga mengenakan APD.

“Jadi isolasi di asrama haji ini tidak seperti yang dibayangkan. Pasien harus nyaman, tetap asyik dan bahagia,” kata Morry Ermond.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...