Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jumlah Pasien Sembuh dari Covid-19 di Kudus Berangsur Naik

Aktivitas pasien Covid-19 di tempat isolasi terpusat Akbid Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURINEWS, Kudus – Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Kudus yang dinyatakan sembuh mulai berangsur naik. Dua hari belakangan, angkanya selalu di atas 200 orang lebih.

Walau memang, jumlah pasien konfirmasi baru juga masih tinggi.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Mas’ud merincikan, untuk data hingga Senin (8/6/2021) malam, ada sebanyak 263 pasien sembuh baru. Sehingga menambah akumulasi pasien sembuh menjadi sebanyak 6.608 orang.

Sementara pada jumlah pasien konfirmasi baru, bertambah sebanyak 360 orang. Kemudian pasien meninggal bertambah sebanyak 27 orang.

“Adanya penambahan pada jumlah pasien sembuh, pasien baru, dan pasien meninggal menjadikan kasus aktif di Kudus kini berada di angka 1.764 orang dari 9.117 kasus,” katanya, Selasa (8/6/2021) pagi.

Pemkab Kudus sendiri, dengan bantuan berbagai pihak terus menekan angka penularan kasus sampai saat ini. Namun, pihaknya berharap masyarakat juga turut membantu pemkab dengan terus mengetatkan protokol kesehatan.

Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang dianjurkan, hingga menjaga jarak ketika di kerumunan. “Dengan begitu bisa mencegah adanya penularan yang lebih masif lagi,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Kudus resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di Kota Kretek. Sejumlah aturan pun semakin diperketat.

Salah satunya adalah pelarangan kegiatan hajatan dan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di semua desa di Kabupaten Kudus.

Pemkab, juga mulai melakukan evaluasi terkait Standar Opersional Prosedur (SOP) dalam penanganan hasil tes antigen yang positif. Dalam kasus ini, apabila seseorang yang dirapid dan hasilnya positif, maka harus segera di-tracing kontak eratnya.

Mekanismenya, setelah ada laporan positif langsung dilakukan tracing dari DKK dan Puskesmas. Unsur TNI juga turut dilibatkan dalam proses tracing sampai ke tingkat desa.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...