Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

34 Orang Positif, Klaster Desa Tajiyan Klaten Ternyata Dipicu Warga Pulang dari Kudus

Tim Satgas Covid-19 saat meninjau desa Tijayan, Klaten. (Detik.com)

MURIANEWS, Klaten – Sebanyak 34 warga Desa Tajiyan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten dinyatakan positif Covid-19. Di luar dugaan, dari hasil tracing yang dilakukan, penularan virus tersebut ternyata berawal dari salah satu warga yang pulang dari Kudus.

Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten dokter Roni Roekmito menjelaskan, dari pelacakan Satgas Covid-19 setempat, warga yang pulang dari Kabupaten Kudus itu merupakan tokoh masyarakat.

“Jadi tidak tahu ada keperluan apa tokoh masyarakat itu di Kudus, pulang dari Kudus sudah sakit,” jelas Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten dokter Roni Roekmito pada wartawan di Pemkab Klaten, sepeeti dikutip Detik.com, Selasa (8/6/2021).

Roni menerangkan yang bersangkutan usai pulang dari Kudus mengeluh sakit tapi tidak menyangka positif Covid-19. Sementara yang bersangkutan sudah berinteraksi dengan keluarga dan tetangga.

“Kemudian berinteraksi dengan keluarga, semua keluarganya kena dan juga tetangganya. Yang dari Kudus itu isolasi di rumah dan hari ini selesai isolasinya,” lanjut Roni.

Roni menyebut laporan terakhir di Desa Tijayan ada 34 kasus positif dari total 56 kasus positif di Kecamatan Manisrenggo. Ada banyak warga yang isolasi mandiri.

“Ada 34 kasus dari 56 di kecamatan. Ada yang dirawat tapi banyak yang isolasi di rumah dan ini klaster keluarga,” sambung Roni.

Roni menambahkan, ada seorang pasien dari Kudus yang minta izin untuk dirawat di Klaten. Namun, karena harus mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 Kudus, pasien itu akhirnya mengurungkan niatnya.

“Itu (yang izin) tidak ada lagi. Setelah kita berikan gambaran dia awang-awangen (ragu) karena syaratnya harus ada persetujuan dari Dinas Kesehatan Kudus,” jelas Roni.

Roni menyebutkan pihaknya tidak ada perlakuan khusus bagi warga yang baru pulang dari Kudus. Dia memastikan semua pendatang dari luar kota bakal jadi atensi.

“Tidak ada kalau itu (pencermatan dari Kudus), semua yang dari luar kita cermati, tidak hanya dari Kudus. Dicermati ya melalui Satgas Jogo Tonggo itu,” pungkas Roni.

Sebelumnya diberitakan, muncul beberapa klaster kasus virus Corona atau Covid-19 dalam satu desa di Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Jumlah kasus positif di Desa Tijayan itu bertambah dari 16 menjadi 34 orang.

“Yang kemarin itu 16 orang sekarang sudah berkembang menjadi 34 orang. Ini perkembangan terakhir sore ini,” kata Camat Manisrenggo, Raharjo Budi Setiyono, Minggu (6/6/2021).

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...