Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Modusnya Pura-Pura Jadi Perempuan, Pria Ini Mampu Poroti Lelaki di Grobogan Ratusan Juta

Polisi menunjukkan barang bukti dan pelaku penipuan di Grobogan. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Seorang lelaki bernama Achmad Agung Setiyawan (28), warga Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, dibekuk aparat Polres Grobogan. Pria ini dibekuk lantaran sudah melakaukan penipuan dan membawa kabur uang milik warga Grobogan mencapai Rp 500 juta.

Modusnya, dengan menipu korbannya dengan berpura-pura sebagai seorang perempuan yang siap diajak menikah. Korbannya adalah TH (26), seorang lelaki asal Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan.

Kapolres Grobogan AKBP Yuri Leonard Siahaan mengatakan, dari hasil pemeriksaan diketahui jika pelaku dan korban saling kenal melalui Facebook. Saat itu, pelai mengaku sebagai permepuan bernama Nur Riski Aulia. Kepada korban ia mengaku tinggal di Desa Bendungan II, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

“Pelaku melakukan penipuan dengan mengaku sebagai seorang perempuan yang bernama Nur Riski Aulia. Antara korban dan pelaku saling mengenal melalui Facebook. Dengan modus itu, pelaku melakukan aksinya dengan menipu korban hingga mencapai Rp 504.767.000,” katanya kepada wartawan, Senin (7/6/2021).

Diceritakan, saat hubungan mereka intens, dan korban menginginkan untuk melanjutkan hubungan lebih serius, pelaku memanfaatkanya kesempatan itu. Pelaku mengaku meminjam uang untuk pengobatan orang tuanya.

Aksi itu dilakukan hingga beberapa kali hingga totalnya mencapai Rp 504.767.000. Saat itu, pelaku berjanji mengembalikan uang milik korban dengan cara menggadaikan SK PNS yang dimilikinya.

Belakangan korban akhirnya curiga, dan mencari keberadaan pelaku di Boyolali. Namun di sana ia tak menemukan orang yang dimaksud. Sehingga pilihan untuk melaporkan ke polisi diambil.

Polisi yang mendapat laporan itu, langsung bergerak dan melakukan penangkapan di rumah pelaku di Lampung. Sejumlah barang bukti juga diamankan dalam penangkapan tersebut.

“Barang bukti, yakni mobil Honda HRV Putih bernopol BE-2219-MC beserta bukti pembeliannya, kemudian bukti pembelian motor Kawasaki KLX dan alat olahraga treadmill yang masih dalam proses pengiriman,” ujarnya.

Atas kasus ini pelaku dijerat dengan pasal 378 KUH dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...