Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Berbatasan Langsung dengan Kudus yang Covid-19 Melejit, Nalumsari Jepara Perketat Wilayah

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Jepara – Kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus masih belum bisa dikendalikan penyebarannya. Kondisi itu mengharuskan Kabupaten Jepara, sebagai tetangga, mengambil tindakan antisipasi.

Pasca dibebaskannya RT 02/RW 04 Dukuh Gandu, Desa Nalumsari, Kecamatan Nalumsari, Jepara dari lockdown, pihak Satgas Covid-19 kecamatan setempat tidak mengendurkan pengendalian virus. Melainkan justru lebih memperketat pengendalian.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Puskesmas Nalumsari I, Nur Sahid, Sabtu (5/6/2021). “Memang sudah tidak ada lockdown (Dukuh Gandu, red), tapi kita tetap mengantisipasi kemungkinan penambahan kasus,” katanya.

Sahid beralasan, letak Kecamatan Nalumsari yang berbatasan langsung dengan Kudus menjadikan kekhawatiran tersendiri. Untuk itu, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nalumsari tetap mewaspadainya. Salah satunya yaitu dengan memperketat pelaksanaan protokol kesehatan.

Sahid tidak menampik bahwa salah satu penyumbang penyebaran Covid 19 di Nalumsari adalah dari Kudus. Itu terbukti dari adanya orang-orang yang terpapar berasal dari buruh yang bekerja di Kudus, meskipun ada beberapa lainnya yang bekerja di Jepara.

Pihaknya menyebut, sampai saat ini kasus aktif Covid-19 jumlahnya masih sebanyak 67 orang. Mereka tersebar di 15 desa di Kecamatan Nalumsari. Dua orang di antaranya kini dirawat di RSUD Rehatta Kelet Jepara.

“Sudah empat hari ini dirujuk ke RSUD Rehatta. Mereka terpantau kondisinya sehat,” terang Sahid.

Beberapa hari lalu, kata dia, terdapat beberapa orang yang sebelumnya dirawat di rumah sakit di Kudus. Mereka diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah pulih.

Baca: Dukuh Gandu Nalumsari Jepara Sudah Bebas dari Lockdown

Namun, pihaknya tetap melakaukan tracing siapapun yang sempat kontak erat. Untuk kemudian, jika terkonfirmasi positif Covid 19, diharuskan segera isolasi mandiri.

Sahid mengaku, empat tenaga kesehatan (nakes)-nya terkonfirmasi positif Covid 19. Yaitu tiga orang bekerja di Puskesmas Nalumsari I. Sementara seorang lainnya di Puskesmas Nalumsari II. Keempat nakes tersebut kini menjalani isolasi mandiri.

Meskipun ada nakes yang terkonfirmasi positif, ujar Sahid, pelayanan di dua Puskesmas tersebut tetap berjalan normal. Namun, untuk pelaksanaan vaksinasi terpaksa dihentikan sementara.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...