Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Brimob Mabes Diterjunkan ke Kudus untuk Awasi Warga Isolasi Mandiri

Pasukan Brimob yang diterjunkan membantu penanganan Covid-19 di Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus –  Polri menerjunkan pasukan Brimob dari Mabes Polri untuk membantu penanganan corona di Kabupaten Kudus. Tak hanya dari mabes, pasukan yang diterjunkan itu juga di dalamnya ada personel Brimob dari Polda Jateng, dan Polda Jabar.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pasukan Brimob akan ditugaskan di sejumlah desa di Kudus  yang kini tengah melakukan pembatasan kegiatan. Karena banyak warga di desa-desa itu yang terpapar Covid-19, dan isolasi mandiri.

“Satu SSK (satuan setingkat kompi) Brimob saya geser ke sana untuk memantau masyarakat. Jadi pembatasan maksimal ya harus maksimal, isolasi tapi keluyuran tidak ada seperti itu,” katanya, Jumat (4/6/2021).

Pasukan Brimob ini akan bergabung dengan petugas gabungan dalam penanganan Covid-19 di Kota Kretek.

Sebagai contoh, lanjut Kapolda,  ketika masyarakat terpapar dan melakukan isolasi mandiri di rumah, maka setiap tiga hari sekali petugas gabungan bisa mengontrol di rumah tersebut.

Kemudian, pemberlakuan program Jogo Tonggo juga harus dimaksimalkan. Minimal diberi asupan makanan minimal nya satu mi instan atau satu kilogram beras. “Dan itu harus bersama-sama tidak bisa bekerja sendiri,” ucapnya.

Selain itu, operasi yustisi dan pengetatan PPKM MIkro di Kabupaten Kudus ini, akan terus ditingkatkan.

“Operasi Yustisi ini akan kami giatkan dan galakkan pagi, siang dan malam. Pasukan sudah siap melakukan operasi ini, kalau perlu sanksi sosial yang akan kami berikan,” ungkapnya.

Setiap pekannya, juga harus terus dilakukan evaluasi dan terus dimaksimalkan. Sehingga kasus corona di Kudus bisa segera mereda.

Terpisah, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, sebanyak 264 personel Polres Kudus juga diterjunkan dalam PPKM Mikro. Selain itu satu kompi personel cadangan juga akan disiagakan dan akan siap ketika dibutuhkan.

“Itu juga untuk membantu meningkatkan operasi yustisi. Operasi akan lebih gencar, keras dan disiplin, serta edukasi kepada masyarakat, karena saat ini kasus Covid-19 di Kudus masih tinggi. Sehingga tidak ada toleransi untuk mayarakat yang tidak disiplin prokes,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...