Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

1.284 Calon Jemaah Haji Asal Jepara Kembali Gagal ke Tanah Suci

Foto: Pixabay

MURIANEWS, Jepara – Nasib pahit kembali mendera 1.284 calon jamaah haji asal Kabupaten Jepara. Pasalnya, sudah dua tahun ini mereka gagal menunaikan rukun Islam ke Lima itu lantaran Indonesia masih dipukul pandemi Covid-19.

Kasi Pelayanan Haji dan Umrah pada Kantor Kemenag Jepara Tutik menyebut, 1.284 calon jemaah haji tersebut merupakan jemaah yang pada 2020 lalu rencananya diberangkatkan. Kemudian keberangkatan itu rencananya diundur tahun ini.

Tapi, hari ini Kemenag RI mengumumkan bahwa tahun ini calon jemaah haji asal Indonesia Kembali tak bisa ke Tanah Suci.

“Iya benar. Tahun ini jemaah haji dari Indonesia tidak bisa berangkat lagi,” kata Tutik, Kamis (3/62021).

Diketahui, hampir seluruh calon jemaah haji dari Kota Ukir telah divaksin. Pelaksanaan vaksinasi telah dilakukan bersamaan dengan program vaksinasi warga lanjut usia dan pelayan publik di masing-masing wilayah.

Tutik menambahkan, pihaknya telah menyebarkan informasi batalnya keberangkatan calon amaah haji itu melalui pesan WhatsApp. Pesan tersebut dikabarkan kepada calon haji, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), KBIH, Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah.

“Senin mendatang akan disampaikan pak kepala Kemenag Jepara lewat virtual kepada jemaah dan yang berkepentingan,” imbuh Tutik.

Baca: Indonesia Resmi Tak Berangkatkan Jemaah Haji Tahun Ini

Jika ada calon jemaah haji yang ingin mundur, lanjut Tutik, pihak Kemenag tidak akan melarangnya. Sebab mundur atau tetap bertahan sebagai calon jemaah haji sepenuhnya adalah hak mereka.

Terkait hal tersebut, Tutik menerangkan bahwa mereka memiliki dua pilihan. Yaitu mundur dengan mengambil biaya penyelenggaraan ibadah haji (Bipih) pelunasan atau Bipih setoran awal.

Jika yang diambil setoran pelunasan, nomor porsi tidak hilang dan tetap menjadi calon jemaah haji tahun 2022. Namun, jika ada yang mengambi semuanya, maka nomor porsi hilang lantaran dibatalkan. “Uang dikembalikan 100 persen. Tidak ada potongan apapun. Utuh,” pungkas Tutik.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...