Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Cegah Penyebaran Covid-19, Waduk Gunung Rowo dan Seloromo Pati Ditutup

Petugas memasang banner penutupan Waduk Gunung Rowo Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Dua objek wisata di Pati Bumi Mina Tani, yakni Waduk Seloromo dan Gunung Rowo di Kecamatan Gembong saat ini ditutup. Penutupan dilajukan langsung oleh jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) beserta pihak desa terkait.

Camat Gembong Cipto Mangun Oneng mengatakan, penutupan ini dalam rangka untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 di wilayah Kecamatan Gembong. Apalagi, dua waduk tersebut selama ini memang sering dijadikan tongkrongan anak muda.

“Kami mendapatkan surat dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pati untuk menutup dua waduk tersebut. Akses masuk, sepenuhnya kami tutup,” katanya, Kamis (3/6/2021).

Sementara untuk lama penutupan, dirinya mengaku belum bisa memastikan. Bahkan dimungkinkan, penutupan dilakukan hingga kasus Covid-19 di Pati benar-benar bersih.

“Kalau tidak ditutup, nanti malah berkerumun. Padalah saat ini kita tidak boleh berkerumum,” ujarnya.

Muspika Kecamatan Gembong memasang tanda penutupan Waduk Seloromo. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

Dia menambahkan, untuk Waduk Seloromo sendiri, penutupan dilakukan dengan memasang portal dari bambu. Akses masuk dari arah selatan ditutup. Kemudian dari utara atau dari Desa Pohgading juga ditutup menggunakan bambu.

Sedangkan untuk Waduk Gunung Rowo, hanya dipasangi banner penutupan tepat di pintu masuk gapura menuju waduk. Untuk dari sebelah utara sendiri, memnag tidak ditutup lantaran jalur tersebut adalah jalur transpirtasi warga setempat.

Setelah penutupan ini, pihaknya mengaku akan rutin melakukan patroli, terutama pada sore hari atau saat di mana sering ada warga berkumpul. Apabila ditemukan masih ada yang nekat masuk di dua waduk tersebut, maka akan langsung dibubarkan.

“Selama ini kami memang belum memberikan sanksi denda kepada yang melanggar. Tapi kami lebih mengedukasi mereka agar tidak berkerumun dan selalu menaati protokol kesehatan,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...