Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemuda 21 Tahun di Yogyakarta Meninggal Usai Dikeroyok Belasan Orang di Sekitar Pasar Legi

ILUSTRASI

MURIANEWS, Yogyakarta – Nasib tragis dialami seorang pemuda 21 tahun berinisial DW. Warga warga Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta itu meninggal dunia setelah dikeroyok belasan orang.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Pasar Legi atau sebelah timur Jogja Nasional Museum (JNM) Gampingan, Kalurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta, tengah malam tadi. Saat ini kasus tersebut masih diselidiki pihak kepolisian.

Salah seorang saksi mata berinisial Y menjelaskan, rombongan pelaku memukul korban dengan membabi buta tubuh korban. Sebagian pelaku memukul dengan bambu dan batu. Sebagian lagi menggunakan tangan kosong.

”Mereka memukul membabi buta tubuh korban tanpa ampun,” kata Y, seperti dikutip Detik.com, Kamis (3/6/2021).

Y menceritakan para pelaku berjumlah sekitar 15 orang dengan usia sekitar 18-20 tahun. Sebagai seorang ibu yang juga memiliki anak laki-laki, Y berusaha melerai mereka tapi kesulitan karena jumlah pelaku yang cukup banyak.

“Saya marah-marah pada pelaku,” kata dia.

Saat menceritakan kejadian itu Y tampak berkali-kali meneteskan air mata. Dia mengaku tak masih terngiang-ngiang suara korban saat minta tolong usai kejadian pengeroyokan itu. Korban yang sudah tidak berdaya itu merintih kesakitan dengan darah segar bercucuran dari kepalanya.

“‘Bu tolong, Bu’. Saya bilang tak (saya) panggil ambulans ya, Le (sapaan anak laki-laki). Tapi ambulansnya nggak mau bawa korban langsung, karena belum ada kepolisian,” ujarnya.

“Polisi datang sekitar setengah dua. Korban baru dibawa ke rumah sakit itu pukul setengah tiga pagi,” katanya.

Terpisah, Humas Polsek Wirobrajan Aipda Muhammad Asdar membenarkan adanya kejadian pengeroyokan tersebut. Korban berinisial DW (21) merupakan warga Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta.

“Masih dalam proses penyelidikan ya,” kata Asdar.

“Sudah meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit,” lanjut dia.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...