Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Satgas Covid-19 Pusat Terjunkan Tim untuk Susun Skema Perawatan Pasien Covid di Kudus

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RI Letjen TNI Ganip Warsito memberi pengarahan ke personel Kodim 0722/Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 RI mengirimkan bantuan tim dan peralatan penunjang  yang dibutuhkan Pemkab Kudus menyusul melonjaknya kasus pasien Covid-19 yang dirawat.

Tim tersebut, akan menyusun skema perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Itu dilakukan mengingat banyak rumah sakit di Kabupaten Kudus kini mulai penuh sesak. Begitu pula dengan instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit di Kudus.

“Penuhnya rumah sakit rujukan akan diatur lagi tata kelolanya, kami bawa tim untuk mengatur itu,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Pusat, Letjen TNI Ganip Warsito saat mengunjungi Kudus, Rabu (2/6/2021) petang.

Baca: Pangdam Kirim 450 Personel Gabungan ke Kudus Atas Perintah Presiden

Nantinya, pasien dengan gejala ringan, sedang, dan berat akan diatur sedemikian rupa tata rawatnya. Sehingga semua pasien bisa dilayani dengan baik dan maksimal. “Selain itu juga bisa ditangani dengan cepat,” terangnya.

Sementara terkait kekurangan tenaga kesehatan di Kudus, Ganip menyampaikan jika Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengirimkan setidaknya 60 tenaga kesehatan untuk membantu perawatan pasien Covid-19.

“Itu perawat, nanti tenaga medis lainnya bisa kami dukung dari pusat,” jelasnya.

Baca: Satgas Covid-19 Pusat Bantu Hentikan Tren Penularan Corona di Kota Kretek

Ganip sendiri, telah berjanji jika Satgas Covid-19 nasional akan turun langsung bersama Satgas Penanganan Covid-19 di Kudus untuk menghentikan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Kretek.

Caranya, adalah kembali menegakkan protokol kesehatan di seluruh lapisan masyarakat. Karena menurutnya, Covid-19 bisa terhenti jika masyarakat disiplin akan penerapan prokes.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro juga akan ditegakkan setegak-tegaknya. Bantuan personel untuk turut mendisiplinkan masyarakat pun dikerahkan.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...