Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Alasan Lamporte Membelot ke Spanyol, Membuat Didier Deschamp Murka

Pelatih Timnas Perancis, Didier Deschamps.(marca.com)

MURIANEWS, Paris- Pelatih Timnas Perancis, Didier Deschamps menyatakan sangat kecewa dengan alasan ‘pembelotan’ yang dilakukan oleh Aymeric Laporte. Bek Manchester City tersebut akhirnya memilih untuk membela Tim Nasional Spanyol, dan sempat menimbulkan berbagai kecaman terhadap dirinya.

Terakhir, Deschamps menyebut pemain asal Perancis ini berbohong soal klaim dari si pemain yang menyebut tidak diajak bicara untuk kepentingan Timnas Perancis. Selain itu, juga adanya klaim bahwa Deschamps tidak pernah menanggapi pesan yang disampaikannya.

“Saya terganggu dengan apa yang dikatakannya, dan itu bohong. Satu-satunya pesan yang saya terima darinya adalah pada bulan Oktober saat dia mengabari tentang kondisi cidera yang dialaminya pada bulan September,” ujar Deschamps memberikan peryataan.

Aymeric Laporte, yang memiliki nama lengkap Aymerci Jean Louis Gerard Alphonse Laporte, diketahui lahir dan besar di Prancis. Pemain ini menyatakan tidak mendapatkan tanggapan dari Deschamps, ketika dirinya mengirimi pesan.

Pemain yang bermain hampir sepuluh tahun di Bilbao, Spanyol ini akhirnya memilih untuk memperkuat Tim Nasional Spanyol. Pelatih Spanyol, Luis Enrique memanggilnya untuk bermain di bawah panji-panji La Furia Roja.

Sejak tinggal di Spanyol, Laporte pertama kali bermain di Tim Muda Atletico Bilbao. Lalu karirnya meningkat saat berhasil masuk di tim utama Athletic Bilbao. Karena permainanya mengesankan, pemain ini kemudian dinaturalisasi menjadi warga negara Spanyol.

Sebelum dinaturalisasi Spanyol, pemain ini pernah dipanggil Timnas Perancis dibawah Didier Deschamps, tiga kali. Namun dari tiga kesempatan itu Laporte belum pernah sekalipun diturunkan bermain untuk Les Blues.

“Dia memiliki kebebasan itu (untuk memilih tim yang dibelanya). Bahwa dia belum bermain dengan kami? Itu bisa saja terjadi. Dia selalu ada dalam daftar skuad, tetapi ada persaingan untuk posisinya,” Deschamps memberikan alasannya.

Deschamps selajutnya menyatakan, dirinya bukankah salah satu pihak dari mereka yang mencoba menghalang-halangi Laporte untuk meraih kesempatan kedua dengan Timnas lain. Pada kualifikasi Euro 2020 yang dilakukan pada Agustus 2019, Deschamps masih memanggilnya. Itu adalah terakhir kalinya sebelum Laporte merasa kecewa dan akhirnya kini memilih Timnas Spanyol.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: marca.com

Comments
Loading...