Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pria Klaten yang Telanjang dan Pamer Kemaluan di Atas Motor Ternyata Kalah Taruhan

Beredar video aksi seorang pria di Klaten membuka pakaian sampai telanjang bulat diatas motor, menuai perhatian dari warganet di media sosial. [Instagram @memomedsos]
MURIANEWS, Klaten – Aksi pria di Klaten yang nekat telanjang dan memamerkan kemaluannya di atas motor ternyata dilatarbelakangi kalah taruhan pertandingan sepak bola.

Hal itu diketahui setelah Polres Klaten melakukan penangkapan dan pemeriksaan saksi-saksi setelah video tersebut viral. Total ada lima orang yang diperiksa, termasuk pelaku video bugil.

Baca: Viral Pria di Klaten Telanjang Bulat Sambil Pemer Kemaluan di Atas Motor, Netizen: Otaknya Keganggu

“Dari pengakuannya, motifnya seperti itu [kalah taruhan bola]. Yang melakukan aksi itu yang kalah taruhan. Sedangkan yang memboncengkan adalah yang menang taruhan,” kata Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriyansyah Rithas Hasibuan seperti dikutip Solopos.com, Rabu (2/6/2021).

Kasatreskrim menjelaskan, setelah mendengarkan penjelasan para saksi, kepolisian akhirnya menetapkan dua dari lima orang yang sudah diperiksa sebagai tersangka.

Dijelaskan, tersangka utama alias si pembonceng motor nekat melakukan aksi bugil karena konsekuensi dari kalah taruhan terkait final liga Champions 2020/2021. Sedangkan seorang lagi merupakan orang yang mengunggah ke sosial media.

Baca: Tertangkap! Pria Klaten yang Telanjang Sambil Pamer Kemaluan di Atas Motor Diperiksa Polisi

Seperti dikrtahui diketahui, final Liga Champions 2020/2021 mempertandingkan Chelsea-Manchester City di Estadio Do Dragao, Porto, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB. Chelsea menang dengan skor 1-0. Gol kemenangan The Blues dicetak oleh Kai Havertz pada menit ke-42.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Klaten, AKP Abipraya Guntur Sulistiasto, mengatakan pelaku juga melanggar Pasal 291 UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam pasal itu disebutkan setiap pengemudi yang membiarkan penumpangnya yang tidak memakai helm sebagaimana dimaksud Pasal 106 ayat (8), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

“Penumpang jelas-jelas tidak mengenakan helm,” kata Abipraya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...