Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tujuh Karyawan Positif Covid, Klinik Depan Puskesmas Wedarijaksa I Pati Juga Ditutup

Klinik Sehat Lestari nampak dari depan, kondisi masih ditutup (MURANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Selain Puskesmas Wedarijaksa I di Kabupaten Pati, yang dilakukan penutupan sementara, Klinik Sehat Lestari yang berada di depan puskesmas tersebut juga ditutup. Hal itu lantaran ada tujuh karyawan termasuk pemilik klinik yang terpapar Covid-19.

Dari tujuh karyawan itu, enam di antaranya paramedis yang bekerja di klinik tersebut.

Kepala Puskesmas Wedarijaksa I Suroso mengatakan, Klinik Sehat Lestari sudah ditutup sejak 28 Mei 2021 lalu hingga 10 Juni 2021 mendatang. Hal ini karena semua paramedis, dan termasuk sopir yang ada di klinik tersebut terpapar Covid-19.

“Sesuai dengan intruksi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pati, klinik itu kami tutup. Untuk saat ini masih terus dilakukan sterilisasi dengan melakukan penyemprotan disinfektan,” katanya, Rabu (2/6/2021).

Dia menyebut, penutupan di klinik tersebut memang terhitung lebih lama dari pada penutupan di Puskesmas yang hanya tiga hari kerja. Mengingat, di puskesmas hanya butuh sterilisasi tiga hari kemudian pegawai lain yang tidak terpapar Covid-19, masih bisa masuk kerja.

“Kalau di klinik, pegawainya kan terbatas, apalagi di Klinik Sehat Lestari semuanya positif Covid-19. Karena tenaganya terbatas, penutupan tetap dilakukan selama dua pekan. Itu pun tetap kami lakukan tracking lanjutan,” ujarnya.

Baca: Puskesmas Wedarijaksa I Pati Ditutup Setelah Delapan Nakes Terpapar, Delapan Warga Juga Positif Covid-19

Sementara untuk tujuh pegawai, termasuk pemilik Klinik Sehat Lestari tersebut, semuanya melakukan isolasi mandiri. Sedangkan untuk layanan klinik, untuk sementara dialihkan ke Klinik Tamara Sehat.

”Kalau pegawai yang ada di klinik tidak semuanya orang Wedarijaksa, tapi ada juga yang dari Tlogowungu, Trangkil. Ini harus dilakukan tracking lanjutan, terutama yang kontak erat dengan penderita Covid-19 tersebut,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...