Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Nakes di Kudus Terpapar Covid Bertambah Jadi 189 Orang, Satu Meninggal Dunia

Penghormatan nakes RSUD Kudus pada rekan sejawatnya yang meninggal usai terpapar Covid-19. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Kudus yang terpapar Covid-19 bertambah menjadi 189 orang. Jumlah ini mengalami penambahan 33 orang dari hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 156 orang nakes.

Bahkan satu di antaranya meninggal dunia pada Rabu (2/6/2021) dengan status positif Covid-19.  Nakes tersebut, diketahui merupakan tim gizi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus.

“Kami ucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya satu nakes ini,” kata Bupati Kudus HM Hartopo saat menghadiri penghormatan terakhir nakes RSUD Kudus, Rabu (2/6/2021).

Hartopo pun berharap para tenaga kesehatan bisa menjaga staminanya. Walau memang, dalam kondisi seperti ini, nakes dituntut bekerja ekstra. “Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Sementara untuk tenaga kesehatan yang kini tengah menjalani perawatan, Hartopo berharap akan kesembuhannya.  “Ada yang isolasi mandiri, ada yang dirawat karena bergejala ringan hingga sedang,” sambungnya.

Pihaknya menambahkan, banyaknya nakes yang terpapar memang menjadikan penanganan Covid-19 di Kudus menjadi kurang maksimal. Terlebih, bantuan tenaga kesehatan dari provinsi masih sangat kurang.

“Kami kemarin minta sekitar 400 perawat dan 60 dokter, tapi saat ini baru empat dokter dan 13 perawat saja, jadi masih kurang,” jelasnya.

Masyarakat di Kabupaten Kudus pun diharapkan bisa terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dengan harapan bisa meringankan kerja dari nakes karena penularan Covid-19 bisa ditekan dengan prokes ketat.

Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang dianjurkan, hingga menjaga jarak ketika di kerumunan. “Dengan begitu bisa mencegah adanya penularan yang lebih masif lagi,” jelasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...