Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kapasitas Isolasi Covid-19 Rumah Sakit di Kudus Tinggal 27 Tempat Tidur

Petugas medis menyiapkan tempat tidur untuk pasien isolasi Covid-19 di IGD RSUD Loekmono Hadi Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah tempat tidur untuk pasien isolasi di tujuh rumah sakit rujukan di Kabupaten Kudus kini hanya tersisa 27 unit tempat tidur saja. Jumlah itu terdiri dari 22 tempat tidur pasien isolasi, dan lima tempat tidur ICU isolasi.

Jumlah tempat tidur isolasi di Kudus sendiri tercatat sebanyak 393 buah. Sementara untuk tempat tidur ICU ada sebanyak 42 buah.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) per tanggal 1 Juni 2021 malam, sisa tempat tidur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus tersisa lima tempat tidur. RSUD sendiri, kini menyediakan 138 tempat tidur. Sementara tempat tidur ICU isolasi terisi tujuh dari sepuluh tempat tidur.

Kemudian di Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus, tersisa tiga buah tempat tidur isolasi. RSI sendiri, sebelumnya menambah kapasitas ruang isolasinya menjadi 58 tempat tidur dan kini terisi 55 tempat tidur. Untuk ICU, terisi tiga dari empat tempat tidur.

Selanjutnya Rumah Sakit Mardi Rahayu, kini tersisa dua buah tempat tidur isolasi. Rumah sakit rujukan lini dua tersebut menyediakan sebanyak 86 tempat tidur, hingga Rabu (2/6/2021) ini sudah terisi 84 tempat tidur. Sementara 18 tempat tidur ICU mereka penuh.

Untuk Rumah Sakit Aisyiah, mereka menyediakan 45 tt dan terisi 41 tt, sehingga tersisa empat buah. Sementara delapan tt pada ICU mereka juga penuh.

Kemudian RS Kumala Siwi yang menyediakan sebanyak 29 tempat tidur kini bahkan telah terisi 30 pasien. Dengan keterangan ada satu pasien inden dari IGD. Satu tempat tidur ICU di RS tersebut juga telah terisi.

Untuk Rumah Sakit Nurussyifa, dari 27 tempat tidur yang disiapkan juga kini terisi 24 tempat tidur, ditambah satu tempat tidur ICU juga telah terisi. Sepuluh tempat tidur isolasi di Rumah Sakit Kartika Husada kini juga telah terisi penuh.

“Jumlah tersebut bisa berkurang, bisa juga bertambah, tergantung fluktuasi pasien,” kata Kepala DKK Kudus Badai Ismoyo, Rabu (2/6/2021) pagi.

Semua rumah sakit di Kabupaten Kudus, lanjut Badai, juga secara resmi mulai tidak menerima pasien rujukan Covid-19 dari luar daerah Kudus mulai, Kamis pekan lalu.

Kabupaten Kudus sendiri, mendapat dispensasi khusus dari Kementerian Kesehatan untuk merujuk pasien-pasien konfirmasi Covid-19 ke sejumlah rumah sakit tanpa melalui sistem. Yakni cukup dengan koordinsi antarrumah sakit.

Sejumlah pasien Covid-19 dari Kabupaten Kudus sebenarnya sudah mulai dirujuk ke kabupaten tetangga sejak beberapa pekan ke belakang. Hanya memang berdasar sistem informasi rujukan.

“Sehingga butuh waktu untuk memprosesnya, kalau saat ini proses rujukannya bisa lebih cepat,” tandas Badai.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...