Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Karena Rendah Hati, N’golo Kante Bahkan Tak Terlihat Saat Para Pemain Chelsea Rayakan Kemenangan

Kante harus digendong Zouma agar terlihat dalam perayaan Juara Chelsea. (dailymail.co.uk/@Pool via reuters)

MURIANEWS, London- Pertandingan Final Liga Champions sudah berlalu, dan Chelsea memastikan diri sebagai juara pada musim ini. Dari pertandingan itu, sosok N’golo Kante sudah diketahui dunia menjadi sosok yang paling menonjol.

Kante bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan itu oleh UEFA. Pemain asal Perancis ini secara khusus mendapatkan trophy The Best Player UEFA Champions.

Meski begitu, Kante tetaplah sosok pemain yang rendah hati dan bersahaja. Senyumannya yang khas bahkan menjadi salah satu ciri dari gelandang Chelsea yang juga menjadi tulang punggung Timnas Perancis ini.

Sikap rendah hatinya ini terlihat usai Chelsea berhasil menjuarai Piala Champions ke-2 mereka. Ketika semua pemain Chelsea terlihat bergiliran mencium Si Kuping Besar saat berjalan ke atas podium, Kante malah hanya mengusap dengan malu-malu Piala itu. Sikapnya itu, dinilai sebagai perwujudan rasa rendah hatinya.

Hal lain yang juga terungkap adalah ketika seluruh pemain Chelsea melonjak-lonjak kegirangan, Kante malah memilih berada di deretan belakang rekan-rekannya. Sehingga keberadaannya bahkan nyaris tak terlihat dalam foto-foto atau video yang mengabadikan moment bersejarah itu.

Permainannya Kante memang menonjol dalam pertandingan final itu. Namun dengan ukuran tubuhnya yang kecil untuk ukuran Eropa, keberadaannya di deretan belakang pemain-pemain Chelsea membuatnya ‘tenggelam’.

Dengan tinggi hanya 168 cm, Kante bahkan merasa sudah sangat gembira berada di belakang para rekan-rekannya. Beruntung saja, rekannya Kurt Zouma, yang mengerti situasinya kemudian melakukan ‘sesuatu’ untuk menghormati Kante.

Zouma yang merupakan pemain cadangan Chelsea dan tidak dimainkan Tuchel pada pertandingan itu, akkhirnya berinisiatif untuk mengangkat Kante agar lebih tinggi dan bisa terlihat dari arah depan. Mungkin Zouma menyadari, Kante harus diberi tempat semestinya pada perayaan itu.

Media-media di Inggris mengulas kejadian ini, setelah sebelumnya tidak disadari hal itu terjadi. Kante yang mendapatkan pujian secara luas, memang memberi kontribusi luar biasa pada kemenangan Chelsea 1-0 atas Manchester City tersebut.

Pemain berusia 30 tahun itu mengalami saat-saat sulit di paruh pertama musim. Namun, dalam beberapa bulan terakhir penampilannya sangat baik, dan akhirnya menjadi salah satu bagian penting dari tim Thomas Tuchel.

Kemenangan Chelsea di Liga Champions membuat Kante memiliki koleksi trofi baru. Pemain ini sudah merasakan dua gelar Liga Premier, Piala FA, Liga Europa, dan Piala Dunia bersama Perancis.

Sejak bergabung dengan Chelsea pada 2016, Kante telah membuat 218 penampilan. Kini, pemain yang dikenal sangat rendah hati dengan senyumnya yang khas, akan menjadi andalan Perancis di Euro 2020.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: dailymail.co.uk

 

Comments
Loading...