Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

DPRD Kudus Terjunkan Anggotanya untuk Pantau dan Sosialisasikan Prokes di Tempat Kerumunan

Ketua Komisi B DPRD Kudus Ali Mukhlisin saat memantau penerapan prokes di Pasar Brayung. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus menerjunkan anggota di empat komisi untuk memantau sekaligus menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes) di lokasi kerumunan di Kota Kretek. Sasarannya adalah mal, pasar, dan tempat-tempat ibadah.

Pelaksanaannya pun mulai dilakukan pada Selasa (1/6/2021) pagi tadi di sejumlah pasar-pasar tradisional.

“Ini adalah upaya nyata kami untuk memastikan jika masyarakat benar bisa menerapkan protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Kudus Masan.

Hari pertama pemantauan, lanjut Masan, kepatuhan warga Kudus dalam menggunakan masker di pasar terbilang cukup tinggi. Walau memang beberapa orang masih perlu ditegur dahulu baru menggunakan masker.

“Kira-kira sepuluh persen saja yang seperti ini, lainnya sudah tertib kami kira,” kata dia.

Hanya, ada sejumlah catatan yang perlu diperhatikan dan dibenahi oleh dinas terkait. Salah satunya adalah pembuatan skema akses keluar-masuk pasar satu pintu

Sehingga pemantauan prokes warga yang akan masuk pasar bisa dijalankan secara maksimal. “Bisa dilihat dan dipantau, kalau yang tidak pakai masker diingatkan dan diberi masker kalau tidak bawa,” jelasnya.

Masan pun meminta semua masyarakat Kudus bisa mematuhi protokol kesehatan apabila berada di dalam pasar. Mengingat berkaca dari beberapa kejadian, pelanggar prokes bisa berdampak pada penutupan pasar.

“Masalah Covid-19 ini tidak bisa diselesaikan satu pihak saja, melainkan semua elemen. Termasuk masyarakat, karena itu kami harap tidak lupa dengan prokesnya,” tandasnya.

Ketua Komisi B DPRD Kudus Ali Mukhlisin mengatakan, sarana cuci tangan di pasar juga harus turut diperhatikan. Mengingat mencuci tangan juga bagian dari memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Itu sarana yang penting, di Pasar Brayung sendiri ada satu yang rusak, ini kami dorong supaya bisa dibenahi,” jelasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...