Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dupasquer Alami Kerusakan Otak Usai Tertabrak, Sasaki Mengaku Hadapi Hari Berat

Pembalap Moto3, akmarhum Jason Dupasquier. (cnnindonesia.com/tangkapan layar twitter/jasondupasquer)

MURIANEWS, Jakarta- Berita kematian pembalap Moto3, Jason Dupasquier, setelah mengalami kecelakaan mengerikan di Sirkuit Muggelo, masih menyisakan kesedihan mendalam. Pembalap Jepang, Ayumu Sasaki menjadi salah satu pihak yang merasa paling tertekan.

Pembalap asal Jepang ini merupakan pihak yang terlibat dalam kecelakaan di sirkuit Muggelo, Italia itu. Sasaki yang saat itu sedang melaju kencang di atas aspal, tidak bisa menghindari Dupasquier, yang terjatuh lebih dulu di depannya.

Ayumi Sasaki, menyatakan kesulitan menghadapi kenyataan yang terjadi pada Jason Dupasquer. Apalagi begitu mendapatkan kabar jika Dupasquer ternyata akhirnya meninggal dunia, usai mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kecelakaan hebat terjadi di arena Moto3 pada babak kualifikasi di Sirkuit Muggelo, pada Sabtu (29/5/2021) pekan lalu. Setelah menjalani perawatan di rumah sakit, kabar duka akhirnya tersiar pada Minggu (30/5/2021) siang menjelang balapan resmi dimulai.

“Kemarin adalah salah satu hari paling berat dalam hidup saya. Kejadian hari Sabtu sulit dipercaya dan susah diterima. Kemarin saya berbicara dengan Jason di dalam hati dan saya percaya kami memiliki impian sama menjadi pembalap MotoGP,” ujar Ayumi melalui akun twitternya.

“Saya mencintai olahraga ini seperti Jason. Saya punya mimpi seperti Jason. Jadi saya akan kuat seperti Jason dan menjalani kehidupan balapan dengan Jason di hati saya,” sambungnya.

Ayumi Sasaki juga menampilkan foto Dupasquier dalam format hitam putih. Melalui unggahanya dirinya juga menyampaikan ucapan belasungkawa terdalam untuk keluarga Jason Dupasquier, Timnya dan rekan-rekan almarhum.

“Tidak pernah melupakanmu dan kami akan berjalan bersama meraih tujuan. RIP JASON,” tulis Sasaki.

Sementara itu, juru bicara rumah sakit di Florence, tempat Duspaquier dirawat sampai akhirnya meninggal, sudah menjelaskan penyebab kematian pembalap tim CarXpert Prutsel itu. Pembalap berusia 19 tahun tersebut diketahui mengalami kerusakan kerusakan otak.

Tragedi yang yang terjadi di Sirkuit Muggelo Italia ini masih terus menjadi bahasan hangat. Balapan level 3 dalam serial MotoGP Italia ini, tidak diduga mengambil korban nyawa.

Juara MotoGP Italia, Fabio Quartararo, bahka mendedikasikan kemenangan dirinya untuk mendiang Dupasquier. Balapan di Muggelo entah mengapa tetap dilaksanakan kendati menelan korban meninggal.

Beberapa pembalap seperti Valentino Rossi dan Francesco Bagnaia bahkan sempat mempertanyakan keputusan MotoGP yang tetap menggelar balapan. Kejadian naas tersebut seharusnya tetap diberi perhatian, dengan menunda atau membatalkan balapan.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: cnnindonesia.com

 

Comments
Loading...