Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Klaster Penyebaran Covid-19 di Nalumsari Jepara Masih Abu-Abu

Dian Kristiandi, Bupati Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara masih kesulitan menentukan klaster yang menjadi sebab penyebaran Covid-19 di Desa Nalumsari. Sampai saat ini, klaster di RT 02/RW 04 Dukuh Gandu, Desa Nalumsari, Kecamatan Nalumsari disebut masih belum jelas asalnya.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menjelaskan, pihaknya belum mengetahui secara pasti virus tersebut bermuara dari mana dan klaster apa. Namun, dari hasil penelusuran sampai kini, penyebaran itu ditengarai dari Kudus.

“Kalau soal klaster kita belum tahu. Dari beberapa tracing, dia (yang terkonfirmasi positif Covid-19, red) ditanya berangkatnya dari Kudus. Banyak mereka yang dari Kudus pulang, terus gejalanya seperti itu. Memang ada beberapa yang menyatakan seperti itu,” kata Andi, Senin (31/5/2021).

Baca: Tiga Hari Lockdown, Tak Ada Kasus Baru Covid-19 dari Dukuh Gandu Nalumsari Jepara

Andi menyatakan, pihaknya ingin fokus dengan penanganan logistik bagi warga yang tengah di-lockdown. Ia memastikan bahwa kondisi logistik untuk isolasi di tingkat Dukuh Gandu aman.

Bahkan, hari ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara telah mendistribusikan logistik lagi.

Baca: Bersurat ke Pabrik-Pabrik, Warga Nalumsari Jepara yang Dilockdown Minta Dispensasi

Selain logistik, ucap Andi, pemerintah juga fokus dengan komunikasi kepada perusahaan-perusahaan di mana warganya yang isolasi itu bekerja. Pihaknya ingin agar hak-hak karyawan, yaitu gaji, tetap dibayar utuh meskipun tidak bekerja.

“Dua hri ini, mereka (perusahaan, red) belum bersurat kembali. Saya yakin kok, mereka bisa mengerti dan menerima kondisi ini,” ujarnya.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...