Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Warga Isolasi Mandiri di Tumpangkrasak Kudus Diberi Paket Sembako dari Pemdes

Pemberian paket sembako oleh Pemdes Tumpangkrasak, kepada perwakilan keluarga yang melakukan isolasi mandiri. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Desa (Pemdes) Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus memberikan bantuan paket sembako bagi warganya yang tengah menjalani isolasi mandiri lantaran terkonfirmasi positif Covid-19.

Bantuan paket sembako tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warganya saat melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Kepala Desa Tumpangkrasak Sarjoko Saputra mengatakan, setiap warga yang menjalani isolasi mandiri diberikan bantuan paket sembako tersebut. Saat ini, di desanya ada 11 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sembilan di antaranya menjalani isolasi mandiri di rumah, dan dua warga lain dirawat di rumah sakit.

“Kami berikan bantuan paket sembako kepada yang isolasi mandiri dengan menyambangi rumah-rumah warga dan kami berikan kepada keluarganya, ” katanya, Senin (31/5/2021).

Paket bantuan sembako yang diberikan yakni, mi instan, beras, gula, susu, teh, dan minyak goreng. Paket bantuan sembako tersebut diberikan satu pekan sekali selama masa isolasi mandiri.

“Kami berikan dua kali secara bertahap. Isolasi mandirinya 14 hari dan bantuan kami berikan sepekan sekali,” ungkapnya.

Baca: Empat Guru SD di Tumpangkrasak Kudus Positif Covid-19, Desa Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Jika warga masih membutuhkan, lanjut Sarjoko, pihaknya akan siap memberikan bantuan lagi. Pihaknya pun mengimbau warga agar tetap bisa menjaga kondisi tubuhnya agar tetap bugar, begitu juga protokol kesehatan yang harus tetap dikedepankan.

“Sama-sama saling menjaga, agar Covid-19 ini tidak meluas kemana-mana,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan tersebut diambilkan dari Dana Desa (DD). Yakni, 30 persen untuk penanganan Covid-19 dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), dari total anggaran Dana Desa keseluruhan yakni Rp 1,02 miliar.

“Sebanyak 30 persennya Itu untuk penyemprotan disinfekan, pemberian bantuan sembako dan penanganan Covid-19 lainnya. Dan juga BLT-DD dengan penerima manfaat 115 orang,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...