Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kudus Terima 10 Ribu APD Hazmat dari DPP Partai Nasdem

Bupati Kudus HM Hartopo menyerahkan bantuan APD dari partai Nasdem pada Kalahar BPBD Kudus Budi Waluyo, Sabtu malam (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai menerima bantuan alat pelindung diri (APD) berupa 10 ribu baju hazmat, untuk mendukung kinerja para tenaga kesehatan yang tengah berkutat merawat pasien Covid-19.

Bantuan, berasal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem berupa 10 ribu baju hazmat yang diserahkan melalui DPD Partai Nasdem Kudus kepada Bupati Kudus HM Hartopo, Sabtu (29/5/2021) malam.

“Kudus telah menjadi perhatian nasional, maka dari itu Mbak Lestari Moerdijat sebagai Wakil MPR RI tadi malam telepon saya, beliau langsung menyodorkan 10 ribu APD Hazmat, nanti (bantuan) yang lain akan menyusul di antaranya Masker N95,” ujar Hartopo.

Pihaknya pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil MPR RI serta DPD Nasdem Kabupaten Kudus. Menurutnya, bantuan ini sangat tepat mengingat kebutuhan hazmat semakin meningkat bagi tenaga kesehatan.

“Tentunya saya atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian Bu Lestari, karena memang tenaga kesehatan butuh banyak (APD) untuk menanggulangi dan menghentikan penyebaran Covid-19,” sambung Hartopo.

Pihaknya berharap, bantuan tersebut dapat membantu perjuangan menekan laju penyebaran Covid-19 di Kudus. Utamanya, sebagai dukungan tambahan kepada tenaga kesehatan yang merupakan ujung tombak melawan pandemi.

“Selama ini kebutuhan APD untuk nakes sangat mencukupi dan lebih, setelah ada lonjakan kasus, kebutuhan APD sangat menipis. Setiap hari otomatis pemakaian APD sangat banyak dan sekali buang. Ini tentunya bermanfaat bagi para tenaga kesehatan,” jelasnya.

Bendahara DPD Partai Nasdem Kudus Muhtamat pun mengajak semua partai politik dan para pengusaha di Kudus untuk turut bergerak dan bersinergi kembali.

Alih terus-terusan menyalahkan pemerintah terkait keadaan saat ini, semua elemen di masyarakat diharapkan juga turut bisa berperan nyata untuk turut memutus mata rantai penularan.

“Pihak-pihak yang mampu membatu seperti parpol dan pengusaha kami harapkan untuk terjun kembali membantu pemerintah memerangi kenaikan kasus ini, sementara untuk masyarakat juga diharapkan bisa mematuhi prokes,” ungkapnya.

Lonjakan kasus yang sedemikian besarnya pun diharapkan bisa menjadi keprihatinan bersama. Sekaligus evaluasi bagi semua kalangan agar tidak terjadi lonjakan yang lebih besar lagi di lain hari.

“Permasalahan ini tak bisa diselesaikan hanya dari satu pihak atau satu elemen saja, kami yakin jika semua elemen bersinergi, maka akan bisa menyetop pandemi dan bisa memperbaiki dampaknya,” jelasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...