Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kasus Covid-19 Terus Melambung, Bupati Kudus: Kita Jujur Dalam Testing Covid-19

Petugas puskesmas di Kudus saat mengambil sampel swab di salah satu SMP di Kudus beberapa waktu lalu (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kudus hingga Minggu, (30/5/2021) tembus 1.190 orang. Setelah pada Sabtu (29/5/2021) terjadi penambahan pada pasien konfirmasi baru dan pasien sembuh.

Untuk pasien konfirmasi baru, bertambah sebanyak 202 orang yang tersebar di sembilan kecamatan. Rinciannya, 47 orang dari Kecamatan Gebog, 39 dari Kecamatan Bae, 28 orang dari Kecamatan Bae, 26 orang dari Kecamatan Jati, dan 24 orang dari Kecamatan Undaan.

Sementara untuk Kecamatan Kaliwungu bertambah 14 orang, Kecamatan Kota bertambah 13 orang, Kecamatan Mejobo bertambah sepuluh orang, dan Kecamatan Dawe bertambah tiga orang.

Sedangkan untuk jumlah pasien sembuh hanya bertambah sebanyak 32 orang dari tujuh kecamatan. Terdiri dari delapan orang dari Kecamatan Kota, enam orang dari Kecamatan Jati, dan masing-masing tiga orang dari Bae dan Jekulo.

Kemudian sepuluh orang dari Kecamatan Mejobo, tiga orang dari Kecamatan Bae, dan satu orang dari Undaan.

Bupati Kudus HM Hartopo menyebutkan, tingginya penambahan konfirmasi harian di Kabupaten Kudus adalah konsekuensi dari tingginya tracing kontak dan skrining masif yang dilakukan beberapa hari ke belakang.

“Kudus ini jujur sekali dalam penelusuran kontak dan testing-nya, hingga akhirnya bertambah terus kasus konfirmasi hariannya,” ujar Hartopo, Minggu (30/5/2021).

Walau demikian, pihaknya menargetkan penurunan kasus terjadi mulai pekan depan. Mengingat mulai banyak pasien Covid-19 yang akan rampung menjalani isolasi mandiri.

“Mulai Senin besok harus mulai menurun angka kasusnya,” tegas Hartopo.

Sementara untuk mengatasi membludaknya pasien saat ini, pihak Pemkab Kudus telah menyiapkan lokasi isolasi mandiri secara terpusat di sejumlah titik. Untuk yang mulai terisi, adalah di Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Kudus dan asrama Akademi Kebidanan (Akbid).

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, hingga Sabtu (29/5/2021) siang, sudah ada sebanyak 19 pasien bergejala ringan yang diisolasi di Akbid dan 14 pasien tanpa gejala yang diisolasi di Rusunawa.

Kemudian terkait penumpukan pasien di IGD RSUD Loekmono Hadi Kudus, Pemkab akan segera menyiapkan tenda darurat ukuran 6 x 16 milik Kodim 0722 Kudus dan tambahan tempat tidur pasien.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...