Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dokkes Polri Gelar Swab Antigen Gratis di Kudus, 18 Orang Positif

Swab antigen yang dilakukan Pusdokkes Polri di Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Polres Kudus ikut berupaya menekan laju penyebaran Covid-19 dengan melakukan pembatasan agar tak terjadi klaster baru. Begitu juga dengan deteksi dini penularan virus corona juga dilakukan.

Dokkes Polres Kudus dan Pusdokkes (Pusat Kedokteran dan Kesehatan) Polri yang saat ini diperbantukan di Kota Kretek melakukan swab antigen gratis kepada masyarakat umum. Hasilnya, ada 18 orang yang hasil swabnya positif.

Swab antigen tersebut digelar di Depan Pos Patwal Satlantas Polres Kudus (Simpang Tujuh Kudus), Sabtu (29/5/2021).

KBO Satlantas Polres Kudus iptu Upoyo mengatakan, swab antigen tersebut sebagai langkah atau upaya deteksi dini terhadap penyebaran Covid-19 di wilayah Kudus. Swab tersebut ditunjukkan untuk masyarakat umum.

“Masyarakat yang ingin swab antigen bisa langsung datang, dengan hanya menunjukkan identitas dan langsung bisa dites. Hanya hari ini saja yang dari dokkes Polres dan Polri. Tapi kegiatan rutin mobile juga ada dari satgas gabungan,” katanya.

Pemilihan lokasi di Pos Patwal, lanjut Upoyo, lantaran lokasi yang strategis berada di jantung Kota Kretek. Jadi masyarakat akan lebih mudah mengetahui jika ada swab tes antigen gratis tersebut.

“Karena ini pusat kota, sehingga masyarakat akan bisa melihat langsung dan mengetahui upaya penekanan laju penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya.

Sementara Urkes Polres Kudus dr Eny Puji Utami menyebut, swab antigen ini memang menyasar untuk masyarakat umum.  Hasil sementara, ada 38 orang yang sudah diswab antigen.

“Yang negatif ada 20 orang, yang positif ada 18 orang. Yang positif kami ajurkan isolasi mandiri dan edukasi tentang kesehatan. Sertai kami hubungkan dengan puskesmas masing-masing di daerahnya,  agar bisa dilakukan tracking kepada keluarganya,” ungkapnya.

Tunik (42), warga Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kudus yang mengikuti swab antigen mengaku, mendapatkan informasi dari tempat kerjannya. Saat ini dirinya mempunyai keluhan batuk dan pilek.

“Ke sini untuk memastikan kalau saya itu negatif, karena ini baru batuk dan pilek,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...