Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bersurat ke Pabrik-Pabrik, Warga Nalumsari Jepara yang Dilockdown Minta Dispensasi

Petugas TNI memberikan pengarahan kepada warga Dukuh Gandu, Nalumsari, Jepara, yang tengah dilockdown. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Warga di RT 02/RW 04 Dukuh Gandu, Kecamatan Nalumsari, Jepara terpaksa tak bisa mengais rezeki selama sepuluh hari ke depan. Ini merupakan akibat adanya lockdown yang diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara.

Sejak tiga hari lalu, ratusan warga di RT 02/RW 04 Dukuh Gandu, tidak boleh keluar dari kampungnya. Munculnya penyebaran Covid-19 di dukuh ini mengakibatkan mereka tidak bisa bekerja.

Bupati Jepara Dian Kristiandi sebelumnya, meminta agar perusahaan-perusahaan di mana warga Dukuh Gandu bekerja, agar memberikan dispensasi waktu dan memahami keadaan. Bupati juga meminta agar gaji mereka tidak dipotong karena tak bisa masuk kerja.

Terkait hal itu, Kepala Puskesmas Nalumsari I, Nur Sahid, mengaku sudah mengirimkan surat kepada sejumlah perusahaan. Surat tersebut berisi pemberitahuan tentang kondisi Dukuh Gandu saat ini, yang mengakibatkan banyak warga tak bisa bekerja.

“Tiga hari lalu kami sudah berkirim surat. Paling banyak ke PWI dan HWI Jepara. Ada yang ke PT Djarum. Lainnya ke apotek di Daren dan Kudus,” ucap Sahid, Sabtu (29/5/2021).

Kondisi stok logistik bagi orang yang isolasi mandiri terpantau aman di gudang penyimpanan BPBD Jepara. (Faqih Mansur Hidayat)

Ia menyebut, rencana lockdown Dukuh Gandu akan dilaksanakan selama sepuluh hari. Dan sekarang sudah berjalan selama tiga hari.

Menurutnya, lama lockdown masih belum pasti. Sebab, pihaknya dan Satgas Desa masih akan mengevaluasi kondisi warga.

“Kesepakatan dengan Satgas Desa sepuluh hari efektif. Sembari kita evaluasi terkini. Bisa kemungkinan maju, bisa mundur. Sesuai dengan kondisi warga,” terang Sahid.

Baca: Tiga Hari Lockdown, Tak Ada Kasus Baru Covid-19 dari Dukuh Gandu Nalumsari Jepara

Untuk memenuhi kebutuhan pangan selama mereka tak bisa bekerja, imbuh Sahid, pasokan logistik diberikan oleh pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara.

Sebelumnya BPBD sudah mengirim 96 paket logistik ke Kecamatan Nalumsari. Rencananya dua hari mendatang BPBD akan kembali mengirim logistik lagi sebanyak 50 paket.

“Senin ada penambahan logistik lagi 50 paket. Satgas desa harapannya logistik terjamin. Agar warga tidak resah. Meskipun dari desa ada (logistik, red), tapi agar tetap ada penambahan dari BPBD,” pungkasnya.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...