Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

‘Bukan Pertandingan Tenis’, Chelsea Siap Adu Tendangan Pinalti

Thomas Tuchel, Chelsea (marca.com/AP)

MURIANEWS, Porto- Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel menyatakan tidak suka saat pertemuan timnya melawan Manchester City direduksi menjadi hanya ‘pertempuran taktik’ antara dirinya dengan Guardiola. Gagasan seperti itu menurutnya sama sekali tidak tepat.

“Ini bukan Thomas (Tuchel) melawan Pep (Guardiola). Ini bukan pertandingan tenis . Kami berdua akan mempersiapkan tim kami dengan cara terbaik,” ujar Tuhcel, di Porto, Portugal, menjelang pertandingan.

Manchester City akan berhadapan dengan Chelsea pada pertandingan Final Piala Champions yang akan berlangsung pada Minggu (30/5/2021) dinihari nanti. Meski sudah dua kali berhasil menang atas City baru-baru ini, Tuchel menyatakan hal itu tidak akan berarti apa-apa.

“Ini sudah menjadi pertandingan yang berbeda, dalam dua kompetisi berbeda dan dengan dua susunan pemain yang berbeda. Tentu saja, dari pengalaman kami tahu betapa beraninya kami harus berada di area permainan yang berbeda. Selalu sulit bermain melawan Pep, baik di City, di Bayern atau di Barcelona,” ujar Tuchel lagi.

Sementara itu, salah satu pemain bintang Chelsea, Jorginho mengatakan The Blues sudah siap menghadapi pertandingan final ini. Bahkan termasuk dengan kemungkinan harus diselesaikan dengan adu tendangan pinalti, Chelsea sudah mempersiapkan diri.

“Kami siap tapi saya tidak akan bilang bagaimana. Tapi saya pikir permainan ini dapat diselesaikan secara detail dan mungkin peluang untuk mengubah banyak hal bagi kami tidak hanya untuk saya tetapi seluruh tim yang berlatih. Kami siap untuk segala sesuatu yang akan datang nanti,” ujar Jorginho.

Pada pertandingan ini, Manchestera City memang lebih diunggulkan. Terhadap hal ini, pemain City, Kevin De Bruyne mengakui, timnya pasti akan dianggap gagal jika kalah dalam pertandingan ini.

“Sebagai pemain, kami memahami besarnya permainan. Jika Anda menang, Anda adalah pahlawan dan jika kalah, Anda hampir gagal, bahkan jika Anda bukan orang gagal karena mencapai tahap ini dilakukan dengan sangat baik oleh tim dan individu,” ujar pemain asal Belgia ini.

“Tetapi jika Anda tidak menang, itu akan menjadi sesuatu yang tidak benar-benar ingin Anda alami,” tambahnya.

Meraih gelar juara menurut De Bryune merupakan salah satu tujuan tim Manchester City. Namun demikian, pihaknya juga memahami beratnya tekanan, ketika dalam proses untuk meraihnya.

“Saya pikir semua orang mengerti tekanan yang dimilikinya tapi setidaknya kita bisa menikmati permainan ini. Kami harus menyikapinya dengan senyuman dan menganggapnya sebagai sesuatu yang Anda inginkan untuk tampil dan menunjukkan yang terbaik,”tutupnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: marca.com dan mirror.co.uk

Comments
Loading...