Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Efektifkah Penyemprotan Disinfektan di Jalan untuk Cegah Corona? IDI Kudus Beri Penjelasan

Penyemprotan disinfektan menggunakan armada water canon Dalmas Polres Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Penyemprotan cairan disinfektan menjadi salah satu langkah yang diambil di berbagai daerah untuk mencegah Covid-19. Kabupaten Kudus yang kasusnya tengah melonjak, juga menerapkan hal serupa.

Namun, seberapa efektifkah penyemprotan disinfektan ini untuk mencegah penyebaran virus tersebut?.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Ahmad Syaifuddin menyebut, penyemprotan disinfektan di jalan raya tidaklah efektif. Sebab, di jalan raya yang notabene merupakan area terbuka, virus dipastikan sudah mati ketika terkena sinar matahari.

“Sebenarnya tidak efektif. Karena di jalan terbuka dan ketika terkena sinar matahari virus sudah mati,” katanya, Sabtu (29/5/2021).

Menurutnya untuk mencegah penyebaran virus corona lebih efektif menggunakan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Kenapa tidak efektif, karena Covid-19 itu membutuhkan inang. Ketika sudah jatuh di aspal jalan dan terkena sinar matahari, ya sudah mati,” terangnya.

Ditanya soal penyemprotan disinfektan di area pagar rumah warga yang terpapar Covid-19, juga dirasa kurang efektif. Menurutnya, seharusnya penyemprotan dilakukan di area dalam rumah warga yang terpapar Covid-19.

“Penyemprotan di area pagarnya saja juga tidak efektif. Yang efektif itu dilakukan di dalam rumah orang yang terkena Covid-19,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini yang lebih baik dan efektif yaitu dengan cara menerapkan protokol kesehatan. Langkah itu harus tetap dijalankan. Terlebih kasus Covid-19 di Kudus saat ini terus melonjak.

“Imbauan dari kami masyarakat harus tetap taat protokol kesehatan. Yang kedua, ketika ada gejala Covid-19 segera ke dokter. Dan ketika memang terpapar Covid-19 harus mau melakukan isolasi,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...