Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Enam Nakes Terpapar Covid-19, Pukesmas Gembong Pati Ditutup Hingga 1 Juni

Layanan di Puskesmas Gembong ditutup sementara karena enam nakes positif Covid-19. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Sebanyak enam orang tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Gembong, Kabupaten Pati, dinyatakan positif Covid-19. Hal itu diketahui setelah mereka melakukan swab PCR pada Kamis (27/5/2021) lalu.

Kepala Puskesmas Gembong Mujiono mengatakan, semua layanan di Puskesmas Gembong tutup total. Sementara apabila ada yang hendak berobat, bisa langsung datang ke puskesmas lain yang lokasinya terdekat.

“Atas koordinasi dengan Dinas Kesehatan, puskesmas kami tutup untuk sterilisasi. Kemudian pada 1 Juni, pelayanan sudah kembali normal,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (29/5/2021).

Dia menceritakan, mulanya usai Lebaran memang ada salah satu bidan desa yang positif Covid-19. Namun, yang bersangkutan sendiri tidak mengetahui bahwa dirinya positip. Baru diketahui setelah dilakukan swab PCR belum lama ini.

“Kemudian kami lakukan traking, para bidan lain rupanya tidak ada yang positif, mereka tidak kontak erat. Baru kemudian setelah masuk di puskesmas, ternyata ada nakes lain yang juga positif,” ujarnya.

Ia memastikan, proses penularan bukan dari puskesmas sendiri, melainkan dari keluarga. “Mungkin pada saat Lebaran kemarin, karena kalau dari puskesmas sendiri, sebelumnya tidak ada masalah,” jelasnya.

Sementara Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Joko Santoso mengatakan, saat ini petugas tengah melakukan traking ulang untuk memastikan berapa yang terkonfirmasi positif.

“Dari nakes maupun keluarganya, kami lakukan traking. Selain itu juga langsung kami swab antigen,” terangnya.

Pihaknya berharap, masyarakat jangan sampai menyepelekan masalah Covid-19 ini. Sebab, virus tersebut dapat menyerang semua orang dan bisa berakibat fatal.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...