Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Larangan Pasar Tiban di Kudus Diterapkan, Pedagang di Sekitar Pabrik Mulai Ditertibkan

Satpol PP memasang garis larangan melintas di lokasi pasar tiban di sebelah utara Pasar Bitingan Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Perdagangan Kudus beserta Satpol PP Kudus melakukan penertiban pedagang pasar tiban, Jumat (28/5/2021). Hal ini sebagai tindak lanjut larangan pasar tiban, imbas meledaknya kasus Covid-19 di Kudus.

Pengamatan MURIANEWS, pedagang kaki lima (PKL) di sebelah utara Pasar Bitingan hingga area pabrik PT Nojorono Tobacco International Kudus, dan pabrik PT Nikki Super Tobacco Indonesia ditertibkan.

Salah seorang pedagang, Musahadat mengaku kebingungan. Sebab, penghasilannya hanya berasal dari berjualan pisang di trotoar sebelah utara Pasar Bitingan Kudus.

“Enggak tahu mau pindah di mana lagi. Penghasilan saya hanya dari berjualan pisang,” katanya.

Menurutnya, jika tidak ada penghasilan, dia akan kesulitan membiayai sekolah kedua anaknya. Sebab, saat ini dia masih memiliki dua anak yang harus dibiayai pendidikannya.

“Seperti ini saya masih ada tanggungan membayar sekolah anak. Yang satu kuliah di Kudus. Satunya lagi  masih SMK,” terangnya.

Menurut warga Desa Pasuruhan Kidul itu, dalam sehari dia setidaknya dapat mengantongi penghasilan bersih Rp 100 ribu per hari. Dia berkeinginan agar tidak ada penutupan di pasar tiban.

“Harapan saya bisa jualan lagi. Karena penghasilan saya sejak tahun 1995 ya hanya dari jualan pisang di sini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pedagang Kaki Lima Dinas Perdagangan Kudus, Anugerah Kurniati mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Pasar tiban di area pabrik-pabrik tidak kami izinkan untuk berjualan. Kami melarang itu untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Karena saat ini kasus Covid-19 di Kudus sedang melonjak,” katanya, saat ditemui di lokasi.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan untuk dua hari ke depan akan terus berupaya untuk menertibkan pasar tiban yang ada di Kudus. Penertiban itu dilakukan secara bertahap.

“Ada beberapa titik pasar tiban. Mulai dari pasar tiban di Megawon, Karangbener, Tanjungkarang, dan masih banyak lagi,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...